⚖️
Legal Notice
Content hosted by Dailymotion. Report concerns at the Copyright Center.
PM Israel Netanyahu Blak-blakan soal Situs Nuklir Iran dan Bantuan Trump
Description
JAKARTA, KOMPASTV Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel sangat dekat untuk mencapai tujuannya dalam perang dengan Iran, Minggu (22/6/2025).
"Kami bergerak maju selangkah demi selangkah untuk mencapai tujuan ini; kami sangat dekat untuk mencapainya," kata Netanyahu dilansir dari Israel Government Press Office/ AP.
Perdana Menteri Israel menambahkan bahwa ia mengetahui sebelumnya tentang serangan AS terhadap Iran.
Militer AS menyerang tiga lokasi di Iran pada hari Minggu(22/6/2025), yang melibatkan dirinya dalam upaya Israel untuk menghancurkan program nuklir Iran.
"Presiden Trump tidak mengajukan syarat apa pun. Ini bukan sifat hubungan kami, harus saya katakan. Kami berbicara secara terbuka. Kami berbicara sebagai teman, teman sejati. Dan dia pemimpin yang hebat. Namun, dialah yang membuat keputusan untuk Amerika. Apakah saya tahu? Ya, saya tahu sebelumnya. Itu wajar," katanya.
Netanyahu juga menyampaikan menargetkan situs nuklir Iran.
"Kami telah menargetkan, melenyapkan Natanz, Fordo telah menerima pukulan keras dan kami bertekad untuk menuntaskan semuanya," lanjutnya.
Video Editor: Galih
#iran #israel #as
Baca Juga BI Tahan Suku Bunga, Ekonomi 2025 Diprediksi Tumbuh hingga 5,4 Persen di https://www.kompas.tv/ekonomi/601134/bi-tahan-suku-bunga-ekonomi-2025-diprediksi-tumbuh-hingga-5-4-persen
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/601140/pm-israel-netanyahu-blak-blakan-soal-situs-nuklir-iran-dan-bantuan-trump
"Kami bergerak maju selangkah demi selangkah untuk mencapai tujuan ini; kami sangat dekat untuk mencapainya," kata Netanyahu dilansir dari Israel Government Press Office/ AP.
Perdana Menteri Israel menambahkan bahwa ia mengetahui sebelumnya tentang serangan AS terhadap Iran.
Militer AS menyerang tiga lokasi di Iran pada hari Minggu(22/6/2025), yang melibatkan dirinya dalam upaya Israel untuk menghancurkan program nuklir Iran.
"Presiden Trump tidak mengajukan syarat apa pun. Ini bukan sifat hubungan kami, harus saya katakan. Kami berbicara secara terbuka. Kami berbicara sebagai teman, teman sejati. Dan dia pemimpin yang hebat. Namun, dialah yang membuat keputusan untuk Amerika. Apakah saya tahu? Ya, saya tahu sebelumnya. Itu wajar," katanya.
Netanyahu juga menyampaikan menargetkan situs nuklir Iran.
"Kami telah menargetkan, melenyapkan Natanz, Fordo telah menerima pukulan keras dan kami bertekad untuk menuntaskan semuanya," lanjutnya.
Video Editor: Galih
#iran #israel #as
Baca Juga BI Tahan Suku Bunga, Ekonomi 2025 Diprediksi Tumbuh hingga 5,4 Persen di https://www.kompas.tv/ekonomi/601134/bi-tahan-suku-bunga-ekonomi-2025-diprediksi-tumbuh-hingga-5-4-persen
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/601140/pm-israel-netanyahu-blak-blakan-soal-situs-nuklir-iran-dan-bantuan-trump
Keywords & Tags
More from User
ASN di Cilegon Ditangkap saat Transaksi Narkoba, 78 Paket Sabu Disita | BORGOL
KompasTV
Hakim MK Arsul Sani Ibaratkan Konflik Israel Vs Hamas di Sidang Uji Materi UU Peradilan Militer
KompasTV
Depan MK, Zainal Arifin Jadi Ahli Uji Materi UU Peradilan Militer: Sebodoh Apakah Kita Membiarkan
KompasTV
Depan DPR & Wamen Haji Dahnil Anzar Posisi Hotel Jemaah hingga Singgung Wacana War Tiket
KompasTV
[FULL] Tanya Jawab Hakim MK-Zainal Arifin Uji Materi UU Peradilan Militer, Singgung Andrie Yunus
KompasTV
Geger! Warga Samarinda Temukan Toples Berisi Bagian Tubuh Manusia di Lahan Kosong | SAPA SIANG
KompasTV
Related Videos
Kata PM Israel Netanyahu, Usai Trump Umumkan Serangan Militer AS ke 3 Situs Nuklir Iran
KompasTV
Jenderal di Iran Ancam Israel Jika Berani Serang Situs Nuklir Iran
KompasTV
Skala Besar! Iran Dibombardir AS-Israel, Situs Nuklir Jadi Sasaran
KompasTV
Makin Panas! Iran Luncurkan Deretan Rudal ke Israel Pasca Situs Nuklir Dibom Amerika Serikat
KompasTV
Penampakan Citra Satelit Situs Nuklir Iran Pasca Dapat Serangan Udara Israel
KompasTV
Blak-blakan! PM Israel Netanyahu Ungkap Alasan Serang Iran
KompasTV