Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Viral Postingan Kapal Karam
Description
SUKABUMI, KOMPAS.TV - Viral dimedia sosial, postingan kapal karam yang terekam oleh Google Earth, di perairan laut Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tim gabungan dari polisi air dan udara Polres Sukabumi, angkatan laut melalui pos TNI angkatan laut Pelabuhanratu dan sar daerah, melakukan pengecekan terhadap lokasi titik koordinat. Kapal karam yang tertangkap kamera satelit via Google Eart tersebut, berada di dasar lautan Cikembang, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Tim gabungan hanya menentukan titik lokasi kordinat saja, dengan cara mengarungi laut menggunakan perahu yang disesuaikan oleh peta satelit, sesuai titik lokasi keberadaan kapal. Tim gabungan tidak bisa memastikan keberadaan dan kebenaran kapal karam, mereka tidak memiliki alat khusus untuk mendeteksi kebenaran beradaan kapal didasar laut. Namun berdasarkan informasi dari kasatpol airut bahwa benda yang terekam satelit diduga berada dikedalaman 60 meter didasar laut, dan tak mengganggu jalur perairan kapal. Kedepannya pihak kasatpolair dan tim gabungan berencana akan berkordinasi dengan instansi lain yang memiliki alat pendeteksi benda didasar laut, untuk menindak lanjuti kebenaran keberadaan kapal karam.
Sementara itu, warga nelayan rumpon mengatakan jika kapal karam yang ramai jadi perbincangan warga net itu disebut badong atau rumpon yang terjadi karena proses alamiah. Hanya saja para nelayan sempat heran karena tempat itu sering dijadikan tempat memancing.
Tim gabungan hanya menentukan titik lokasi kordinat saja, dengan cara mengarungi laut menggunakan perahu yang disesuaikan oleh peta satelit, sesuai titik lokasi keberadaan kapal. Tim gabungan tidak bisa memastikan keberadaan dan kebenaran kapal karam, mereka tidak memiliki alat khusus untuk mendeteksi kebenaran beradaan kapal didasar laut. Namun berdasarkan informasi dari kasatpol airut bahwa benda yang terekam satelit diduga berada dikedalaman 60 meter didasar laut, dan tak mengganggu jalur perairan kapal. Kedepannya pihak kasatpolair dan tim gabungan berencana akan berkordinasi dengan instansi lain yang memiliki alat pendeteksi benda didasar laut, untuk menindak lanjuti kebenaran keberadaan kapal karam.
Sementara itu, warga nelayan rumpon mengatakan jika kapal karam yang ramai jadi perbincangan warga net itu disebut badong atau rumpon yang terjadi karena proses alamiah. Hanya saja para nelayan sempat heran karena tempat itu sering dijadikan tempat memancing.
More from User
49:09
39 Pemda Tak Kuat Gaji PPPK, Tanggung Jawab Siapa? | BUSINESS TALK
KompasTV
10:25
FULL! Polisi Beberkan Kronologi Penangkapan Taufik di Majalaya, Langsung Ditahan
KompasTV
13:28
[FULL] Feri Amsari Respons soal Ketua BEM FH UBK Terima Uang Rp20 Juta Usai Demo | KOMPAS PETANG
KompasTV
00:23
Portugal vs Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Bidik Gol Perdana di Grup K | KOMPAS MALAM
KompasTV
02:15
Jokowi Hormati Keputusan Kejari Jaksel, Roy-Tifa Bersiap Hadapi Sidang di PN Jaktim | BERUT
KompasTV
00:54
Kebakaran Hanguskan Gudang Tembakau di Bondowoso, Api Berhasil Dipadamkan Setelah 4 Jam | BERUT
KompasTV
Related Videos
02:56
Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Bencana dan Huntara di Aceh Tamiang: Maaf Belum ke Semua Titik
KompasTV
03:43
Tersebar di Enam Titik Lokasi, Anies Baswedan Tinjau Vaksinasi Keliling
KompasTV
00:55
Detik-detik Prabowo dan Gibran Tinjau Titik Lokasi Banjir Bekasi
KompasTV
01:51
Kapal LCT Bora V Belum Ditemukan, Lokasi Pencarian Diperluas dari Titik Hilang Kontak
KompasTV
10:15
Terbaru! Basarnas dan TNI Temukan Titik yang Diduga Lokasi Hilangnya Pesawat ATR 42-500 di Maros
KompasTV
01:15
Diduga Kesal Lokasi Korban Tidak Sesuai Titik Penjemputan, Penumpang Tega Aniaya Driver Ojol!
KompasTV