Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Tingkatan Manusia Yang Bertaubat
Description
Baik disadari ataupun tidak, manusia ini besar-kecilnya tidak akan pernah lepas dari kesalahan, baik yang ia sengaja maupun yang tidak.
Dosa serta kemaksiatan selalu datang mengepung manusia, namun bukan berarti tak ada lagi pintu untuk memperbaiki diri, sebab pintu rahmat-Nya selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bertaubat dan kembali lagi kepada-Nya.
Sebagaimana Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan,
Setiap anak Adam (manusia) berbuat kesalahan, dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah yang bertaubat. (HR At Tirmidzi no.2499, dihasankan Al Albani dalam shahih Al Jami Ash Shagir no.4391)
Melalui doa kita bisa membersihkan hati dari segala macam noda yang melumurinya. Sesuai dengan sabda beliau,
Sesungguhnya seorang mukmin bila berbuat dosa, maka akan (timbul) satu titik noda hitam di hatinya. Jika ia bertaubat, meninggalkan (perbuatan tersebut) dan memohon ampunan (kepada Allah), maka hatinya kembali bersih. Tetapi bila menambah (perbuatan dosa), maka bertambahlah noda hitam tersebut sampai memenuhi hatinya. Maka itulah ar raan (penutup hati) yang telah disebutkan Allah dalam firmanNya "Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. [Al Muthaffifin:14].
Kemudian adapula tingkatan bagi manusia yang mengaku telah bertaubat dari dunia ini.
Wallahu'alam bis shawab
Dosa serta kemaksiatan selalu datang mengepung manusia, namun bukan berarti tak ada lagi pintu untuk memperbaiki diri, sebab pintu rahmat-Nya selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bertaubat dan kembali lagi kepada-Nya.
Sebagaimana Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan,
Setiap anak Adam (manusia) berbuat kesalahan, dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah yang bertaubat. (HR At Tirmidzi no.2499, dihasankan Al Albani dalam shahih Al Jami Ash Shagir no.4391)
Melalui doa kita bisa membersihkan hati dari segala macam noda yang melumurinya. Sesuai dengan sabda beliau,
Sesungguhnya seorang mukmin bila berbuat dosa, maka akan (timbul) satu titik noda hitam di hatinya. Jika ia bertaubat, meninggalkan (perbuatan tersebut) dan memohon ampunan (kepada Allah), maka hatinya kembali bersih. Tetapi bila menambah (perbuatan dosa), maka bertambahlah noda hitam tersebut sampai memenuhi hatinya. Maka itulah ar raan (penutup hati) yang telah disebutkan Allah dalam firmanNya "Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. [Al Muthaffifin:14].
Kemudian adapula tingkatan bagi manusia yang mengaku telah bertaubat dari dunia ini.
Wallahu'alam bis shawab
More from User
03:05
Rapor Siswa SD di Baubau Diduga Ditahan Oknum Bhayangkari karena Utang Rp2 Juta | IU
KompasTV
03:15
BNPP dan Satgas Pamtas Petakan Jalur Tidak Resmi di Perbatasan Timor Leste | JMP
KompasTV
03:04
Jembatan Rusak, Warga Subang Seberangi Sungai Cikeruh untuk Beraktivitas | SAPA SIANG
KompasTV
15:24
Antusias! Momen Prabowo Tinggalkan Penas KTNA XVII 2026, Warga Salaman dan Foto Bersama
KompasTV
12:23
Heboh Penyebutan Seskab Teddy & Gubernur Maluku di Pidato Prabowo Subianto: Disambut Sorakan Meriah
KompasTV
03:40
Terbaru! Polda Jabar Ungkap Kondisi Korban Penyekapan-Penganiayaan Taufik Hidayat
KompasTV
Related Videos
02:01
Prediksi Jokowi Timnas Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U-23
KompasTV
01:10
[Update Corona ] 19 Agustus 2021 : Bertambah 22.053, Kasus Covid-19 Berjumlah 3.930.300
KompasTV
00:59
Update Corona 24 Agustus: Total Positif Covid-19 di Indonesia Tembus 4 Juta Kasus
KompasTV
01:22
Update Corona 11 Februari 2022: 40.489 Kasus Baru Covid-19 Terkonfirmasi
KompasTV
01:15
Petugas Periksa Kartu Vaksin Pengguna Kendaraan Asal Luar Kota Banjarmasin
KompasTV
02:40
[TOP 3 NEWS] Pesawat Rimbun Air Jatuh | 25 Korban Kebakaran Teridentifikasi| Suroto Bertemu Presiden
KompasTV