Semangat Difabel Jahit hingga Jual Bendera
Description
KOMPAS.TV, LAMPUNG Menjelang peringatan 17 Agustus, para penyandang disabilitas yang tergabung dalam binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Alamanda Kabupaten Tanggamus aktif bekreasi membuat bendera.
Kegiatan produksi bendera tersebut dikerjakan, mulai dari menyiapkan bahan, memotong kain hingga mengobras dan menjahit.
Kemudian, bendera yang sudah selesai dikerjakan juga langsung dipasarkan oleh para difabel secara mandiri, yakni dengan berkeliling ke setiap permukiman warga hingga melayani pemesanan tetap.
Baca Juga Kepala Sekolah Jual Bendera Demi Bantu Penderita Tumor Mata di https://www.kompas.tv/article/313224/kepala-sekolah-jual-bendera-demi-bantu-penderita-tumor-mata
Dari segi kualitas, hasil produksi bendera dari para difabel ini pun tak kalah dari para penjahit lainnya, serta mampu bersaing.
"Alhamdulilah, respons masyarakat juga baik. Tidak memandang kami disabilitas, tetapi juga melihat dari segi kualitas (bendera) dan kami juga senang," ujar Agung Dian Saputra penyandang disabilitas.
Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Alamanda Tanggamus Roswati Purwantari menuturkan tujuan pembinaan yang ia lakukan ini adalah untuk membentuk kemandirian sehingga mampu memiliki penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhannya.
"Dari keuntungan-keuntungan itulah, akhirnya mereka (disabilitas) bisa pulih kembali di rumah ada yang buka warung kecil-kecilan di rumah," tuturnya.
Baca Juga Pengemudi Ojol Dipukul Karyawan Gerai Es Krim di https://www.kompas.tv/article/317921/pengemudi-ojol-dipukul-karyawan-gerai-es-krim
Setidaknya, dalam sehari para penyandang disabilitas ini mampu membuat 50 lembar umbul-umbul ataupun bendera yang keuntungannya berkisar 15 ribu per lembar.
Lalu, keuntungan tersebut akan dikumpulkan dan akan dibagi secara rata pada setiap pekerja disabilitas.
#harikemerdekaan #jualbendera #disabilitas
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/318213/semangat-difabel-jahit-hingga-jual-bendera
Kegiatan produksi bendera tersebut dikerjakan, mulai dari menyiapkan bahan, memotong kain hingga mengobras dan menjahit.
Kemudian, bendera yang sudah selesai dikerjakan juga langsung dipasarkan oleh para difabel secara mandiri, yakni dengan berkeliling ke setiap permukiman warga hingga melayani pemesanan tetap.
Baca Juga Kepala Sekolah Jual Bendera Demi Bantu Penderita Tumor Mata di https://www.kompas.tv/article/313224/kepala-sekolah-jual-bendera-demi-bantu-penderita-tumor-mata
Dari segi kualitas, hasil produksi bendera dari para difabel ini pun tak kalah dari para penjahit lainnya, serta mampu bersaing.
"Alhamdulilah, respons masyarakat juga baik. Tidak memandang kami disabilitas, tetapi juga melihat dari segi kualitas (bendera) dan kami juga senang," ujar Agung Dian Saputra penyandang disabilitas.
Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Alamanda Tanggamus Roswati Purwantari menuturkan tujuan pembinaan yang ia lakukan ini adalah untuk membentuk kemandirian sehingga mampu memiliki penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhannya.
"Dari keuntungan-keuntungan itulah, akhirnya mereka (disabilitas) bisa pulih kembali di rumah ada yang buka warung kecil-kecilan di rumah," tuturnya.
Baca Juga Pengemudi Ojol Dipukul Karyawan Gerai Es Krim di https://www.kompas.tv/article/317921/pengemudi-ojol-dipukul-karyawan-gerai-es-krim
Setidaknya, dalam sehari para penyandang disabilitas ini mampu membuat 50 lembar umbul-umbul ataupun bendera yang keuntungannya berkisar 15 ribu per lembar.
Lalu, keuntungan tersebut akan dikumpulkan dan akan dibagi secara rata pada setiap pekerja disabilitas.
#harikemerdekaan #jualbendera #disabilitas
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/318213/semangat-difabel-jahit-hingga-jual-bendera
More from User
03:02
Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait, Dua Tentara Amerika Tewas di Yordania
KompasTV
12:59
Don Ritto Mengaku Uang dan Emas 74 Kg di Rumah Sentul Miliknya, Mengapa?
KompasTV
26:43
[FULL] Pengamat Sepak Bola: Messi Masa Kini vs Yamal Masa Depan di Final Piala Dunia 2026
KompasTV
07:40
Pengamat: AS Ingin Kuasai Selat Hormuz dan Lumpuhkan Kekuatan Militer Iran
KompasTV
06:15
Prabowo: Bila Perlu Anggaran TNI-Polri Kita Kurangi untuk Hilangkan Kemiskinan
KompasTV
05:10
Hotman Paris Klaim Eks Jampidsus Febrie Kebanggaan Presiden Prabowo: Tiba-Tiba Dikriminalisasi
KompasTV
Related Videos
01:36
Remaja di Tanggamus Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Bendera Partai di Jembatan
KompasTV
02:44
Polres Tanggamus Ringkus Penadah Sekaligus Pelaku Pencurian Motor
KompasTV
01:47
Anggota DPRD Tanggamus Diperiksa Soal Mark Up Anggaran Dinas Luar Rp 7,7 Miliar
KompasTV
02:09
Hari Bhayangkara ke-75, Polres Tanggamus Gelar Lapak Vaksin
KompasTV
03:05
Alami Kelumpuhan Sejak Lahir, Balita di Tanggamus Butuh Uluran Tangan
KompasTV
01:53
Gempa Bermagnitudo 5,4 Guncang Tanggamus
KompasTV