Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Pupuk, Pertanian Dan Program Ketahanan Pangan
Description
MAKASSAR, KOMPAS.TV - Program ketahanan dan swasembada pangan kini terus di gaungkan. Sejumlah faktor pendukung pun di genjot agar dua program ini bisa berjalan. Salah satunya pupuk, yang kini di tingkatkan dan juga di permudah, agar sektor pertanian bisa terus tumbuh dan berkelanjutan.
Syafaruddin kini tengah sibuk, Bersama kelaurganya, pria paruh baya itu tengah mempersipakn pupuk, untuk tanaman padi yang kini telah berusia satu bulan. Di usai itu, tanaman padi memasuki masa pemupukan tahap kedua.
Pemupukan di lakukan dengan mencampurkan urea dan juga phonska. Pupuk ini diharapkan bisa membuat tanaman padi tumbuh subur dan menghasilkan gabah sesuai harapan.
Bagi petani di desa pakkato lompo, kecamatan bonto marannu, kabupaten gowa, sulawesi sleatan, pupuk jadi hal yang sangat dibutuhkan. Ketersediaan pupuk bagi para petani di daerha ini jadi sesuatu yang wajib, jika ingin tanaman padi mereka bisa di panen nantinya.
Rata rata untuk satu hektar lahan pertanian, para petani membutuhkan sekitar 10 karung pupuk campuran urea dan juga phonska, dengan ukuran 50 kilogram. Jika tak ada kendala, para petani pun bisa menghasilkan gabah sekitar 6 hingga 6,5 ton untuk satu kali masa panen.
Pemerintah melalui kementrian pertanian sejauh ini berupaya memastikan ketersediaan pupuk. Untuk sulawesi selatan, kuota pupuk hampir tiap tahun di tambah. Di tahun 2025 ini, kuota pupuk subsidi bahkan mencapai 922 ribu ton.
Selain soal kuota, penyaluran pupuk juga coba di percepat. Untuk tahun ini, seluruh pupuk telah di salurkan dan petani sudah bisa menggunakan pupuk sejak awal tahun 2025.
Pupuk jadi salah satu instrumen penting dalam peningkatan produk dan juga keberlanjutan sektor pertanian. Ketersediaan dan harga pupuk yang terjangkau di harapkan bisa membantu mewujudkan ketahanan pangan dan juga swasembada pangan.
Pemprov sulsel sendiri tahun ini menargetkan sektor pertanian bisa menghasilkan 6 koma 3.juta ton gabah . Target ini naik lebih dari satu koma enam juta ton dari tahun sebelumnya.
Semua pihak tentu harus ambil bagian, mendukung target peningkatan produksi pertanian utamanya gabah. Kolaborasi petani, pupuk dan lainnya jadi jalan unutk bisa mewujudkan ketahanan pangan dan juga pertanian yang berkelanjutan.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/576298/pupuk-pertanian-dan-program-ketahanan-pangan
Syafaruddin kini tengah sibuk, Bersama kelaurganya, pria paruh baya itu tengah mempersipakn pupuk, untuk tanaman padi yang kini telah berusia satu bulan. Di usai itu, tanaman padi memasuki masa pemupukan tahap kedua.
Pemupukan di lakukan dengan mencampurkan urea dan juga phonska. Pupuk ini diharapkan bisa membuat tanaman padi tumbuh subur dan menghasilkan gabah sesuai harapan.
Bagi petani di desa pakkato lompo, kecamatan bonto marannu, kabupaten gowa, sulawesi sleatan, pupuk jadi hal yang sangat dibutuhkan. Ketersediaan pupuk bagi para petani di daerha ini jadi sesuatu yang wajib, jika ingin tanaman padi mereka bisa di panen nantinya.
Rata rata untuk satu hektar lahan pertanian, para petani membutuhkan sekitar 10 karung pupuk campuran urea dan juga phonska, dengan ukuran 50 kilogram. Jika tak ada kendala, para petani pun bisa menghasilkan gabah sekitar 6 hingga 6,5 ton untuk satu kali masa panen.
Pemerintah melalui kementrian pertanian sejauh ini berupaya memastikan ketersediaan pupuk. Untuk sulawesi selatan, kuota pupuk hampir tiap tahun di tambah. Di tahun 2025 ini, kuota pupuk subsidi bahkan mencapai 922 ribu ton.
Selain soal kuota, penyaluran pupuk juga coba di percepat. Untuk tahun ini, seluruh pupuk telah di salurkan dan petani sudah bisa menggunakan pupuk sejak awal tahun 2025.
Pupuk jadi salah satu instrumen penting dalam peningkatan produk dan juga keberlanjutan sektor pertanian. Ketersediaan dan harga pupuk yang terjangkau di harapkan bisa membantu mewujudkan ketahanan pangan dan juga swasembada pangan.
Pemprov sulsel sendiri tahun ini menargetkan sektor pertanian bisa menghasilkan 6 koma 3.juta ton gabah . Target ini naik lebih dari satu koma enam juta ton dari tahun sebelumnya.
Semua pihak tentu harus ambil bagian, mendukung target peningkatan produksi pertanian utamanya gabah. Kolaborasi petani, pupuk dan lainnya jadi jalan unutk bisa mewujudkan ketahanan pangan dan juga pertanian yang berkelanjutan.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/576298/pupuk-pertanian-dan-program-ketahanan-pangan
Keywords & Tags
More from User
37:25
FULL! Prabowo Dorong Ekonomi Tetap Tumbuh, Menkeu Ungkap Strategi Panda Bond
KompasTV
06:16
MinyaKita Berbau Solar Ditarik, Kemendag Selidiki Dugaan Pelanggaran | KOMPAS SIANG
KompasTV
05:00
Sekolah Rakyat Resmi Berjalan, Pemerintah Targetkan Program Jangkau 400 Ribu Siswa | SAPA SIANG
KompasTV
11:02
[FULL] Pengacara Ungkap Kondisi Korban Penyekapan dan Langkah Lanjutan Usai Tersangka Ditangkap
KompasTV
11:30
Prof Hibnu Soroti soal Dokter Tifa & Roy Suryo Ambil Jalur Hukum Berbeda Dalam Kasus Ijazah Jokowi
KompasTV
15:51
[FULL] BEM UI & Relawan Prabowo Tanggapi soal Pernyataan Ada yang Mendanai Aksi Demo
KompasTV
Related Videos
02:31
Dinas Ketahanan Pangan Kalbar Sediakan Sembako Harga Murah Lewat Toko Pangan Mandiri
KompasTV
12:54
Siapkah Pertanian Penajam Paser Utara Jadi Lumbung Pangan IKN?
KompasTV
02:43
Kukar prioritaskan pertanian sebagai lumbung pangan nasional
KompasTV
03:57
Gelar Kompetisi Bisnis Internasional, PT Pupuk Kaltim dan UGM Ajak Mahasiswa Bahas Ketahanan Pangan
KompasTV
12:19
Begini Kata Pengamat Pertanian soal Program Lumbung Pangan Food Estate Dikritik
KompasTV
03:57
PT Pupuk Kaltim dan UGM Gelar Kompetisi Bisnis Internasional, Ajak Mahasiswa Bahas Ketahanan Pangan
KompasTV