Hosted by Dailymotion. For legal issues: Copyright Center · DMC · Instant Removal
PPKM Level 4, Solo Belum Gelar PTM
Description
SOLO, KOMPAS.TV - SMK Batik 2 Solo, Jawa Tengah, membatalkan rencana pembelajaran tatap muka. Mereka menyatakan akan mentaati aturan pemerintah, yang masih belum mengijinkan PTM dilakukan. Pembatalan terjadi, setelah Wali Kota Gibran memarkirkan mobil dinasnya di depan sekolah.
Hingga Selasa (24/8/2021) pagi, mobil dinas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka masih terparkir di depan SMK Batik 2. Mobil sengaja diparkir setelah ada rencana pembelajaran tatap muka (PTM). Sedianya PTM dilakukan, Senin (23/8/2021) kemarin.
Melalui koordinator musyawarah kerja Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Batik, pihak sekolah menyatakan PTM dibatalkan. Dan mereka mengatakan, jika PTM kemarin itu baru sebatas uji coba. Mereka akan mengikuti pemerintah, terkait kapan PTM bisa dilakukan.
"Itu kan baru rencana, tetapi karena itu dikaji dan kemudian ada peringatan dari wali kota, ya akhirnya kita batalkan, bagaimanapun juga kan kita harus patuh pada perintah dari pemerintah setempat. Itu baru rencana, belum terlaksana maka itu surat yang sudah beredar langsung dibatalkan dengan adanya himbauan dari Wali Kota, melalui pemarkiran mobil dinas di SMK Batik 2," ujar Joko Sumarsono, Koordinator MKKS Yayasan Pendidikan Batik.
Pihak sekolah akan menunggu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, untuk melakukan uji coba dan PTM yang sebenarnya. Yang jelas karena Solo masih PPKM level empat, maka pembelajaran tatap muka sementara tidak diperbolehkan.
#kotasolo #smkbatik2 #gibranrakabumingraka
Hingga Selasa (24/8/2021) pagi, mobil dinas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka masih terparkir di depan SMK Batik 2. Mobil sengaja diparkir setelah ada rencana pembelajaran tatap muka (PTM). Sedianya PTM dilakukan, Senin (23/8/2021) kemarin.
Melalui koordinator musyawarah kerja Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Batik, pihak sekolah menyatakan PTM dibatalkan. Dan mereka mengatakan, jika PTM kemarin itu baru sebatas uji coba. Mereka akan mengikuti pemerintah, terkait kapan PTM bisa dilakukan.
"Itu kan baru rencana, tetapi karena itu dikaji dan kemudian ada peringatan dari wali kota, ya akhirnya kita batalkan, bagaimanapun juga kan kita harus patuh pada perintah dari pemerintah setempat. Itu baru rencana, belum terlaksana maka itu surat yang sudah beredar langsung dibatalkan dengan adanya himbauan dari Wali Kota, melalui pemarkiran mobil dinas di SMK Batik 2," ujar Joko Sumarsono, Koordinator MKKS Yayasan Pendidikan Batik.
Pihak sekolah akan menunggu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, untuk melakukan uji coba dan PTM yang sebenarnya. Yang jelas karena Solo masih PPKM level empat, maka pembelajaran tatap muka sementara tidak diperbolehkan.
#kotasolo #smkbatik2 #gibranrakabumingraka
More from User
03:13
Polisi Pakai Rantis Barracuda Angkut Barbuk, Geledah Rumah di Sentul Terkait Kasus Korupsi & TPPU
KompasTV
02:46
Detik-Detik Dibongkarnya Brankas Saat Penggeledahan Rumah di Sentul Usut 3 Kasus Korupsi
KompasTV
03:55
Polisi Sita Foto Keluarga Terduga Pemilik, Geledah Rumah di Sentul Terkait Kasus TPPU
KompasTV
45:12
[FULL] Amplop ke Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni: Suap atau Gratifikasi? | SATU MEJA THE FORUM
KompasTV
22:15
[FULL] Kebakaran TPA Berulang, Bukti Krisis Pengelolaan Sampah? Ini Kata Pengamat | SAPA PAGI
KompasTV
27:15
[FULL] Erling Haaland Vs Kylian Mbappe, Siapa Naik Harga Usai Pesta Bola 2026 di AS? | KOMPAS BISNIS
KompasTV
Related Videos
20:51
Soal Pertemuan Anies Baswedan & Gibran Rakabuming Raka di Solo, PDI-P: Cari Keuntungan Politik
KompasTV
01:08
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka Ungkap Diajak Anies Baswedan Bertemu di Jakarta
KompasTV
01:24
Pilkada 2024 Semakin Dekat, KPU Ungkap Gibran Rakabuming Raka Belum Urus Pemindahan dari DPT Solo
KompasTV
02:09
Gibran Rakabuming Raka Diundang DPC Gerindra Solo! Bahas soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo?
KompasTV
01:09
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka Izinkan Pegawai & Pengunjung Balai Kota untuk Lepas Masker
KompasTV
06:30
Walkot Solo Gibran Rakabuming Tunda Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen
KompasTV