Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Plus Minus Bayar Pakai Pay Later
Description
KOMPAS.TV- Belanja online kini semakin dikenal, dan digemari masyarakat. Pada beberapa toko online juga menyediakan promo menarik dan harga yang lebih miring. Setiap marketplace juga semakin melengkapi fitur-fiturnya. Agar bersaing satu dengan yang lainnya, supaya lebih disukai dan digunakan masyarakat untuk berbelanja. Salah satu fiturnya adalah pay later. Konsep pay later ini hampir mirip dengan kartu kredit. Perusahaan digital akan menalangi pembayaran. Kemudian konsumen akan membayar sesuai tanggal jatuh tempo.
Melansir Kompas.com pay later memberikan kemudahan ketika belanja online. Keuntungan lainnya, proses pendaftaran pay later lebih mudah dan cepat. Tidak seperti permohonan pembuatan kartu kredit di lembaga perbankan. Efek buruknya adalah rentan terjadi pemborosan.
Selain itu juga berisiko terjadi kebocoran data pribadi. Ada sebuah tips dari OJK mengenai paylater ini, adalah untuk membatasi nilai pinjaman dengan kemampuan untuk membayar. Kemudian pahami aturan mengenai jatuh tempo dan denda pinjaman.
Baca Juga Terungkap, Rata-rata Orang Indonesia Habiskan Rp 500 Ribu untuk Belanja Online di Tanggal Kembar di https://www.kompas.tv/article/226611/terungkap-rata-rata-orang-indonesia-habiskan-rp-500-ribu-untuk-belanja-online-di-tanggal-kembar
https://www.kompas.tv/article/226611/terungkap-rata-rata-orang-indonesia-habiskan-rp-500-ribu-untuk-belanja-online-di-tanggal-kembar
Grafis : Arief Rahman
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/231086/plus-minus-bayar-pakai-pay-later
Melansir Kompas.com pay later memberikan kemudahan ketika belanja online. Keuntungan lainnya, proses pendaftaran pay later lebih mudah dan cepat. Tidak seperti permohonan pembuatan kartu kredit di lembaga perbankan. Efek buruknya adalah rentan terjadi pemborosan.
Selain itu juga berisiko terjadi kebocoran data pribadi. Ada sebuah tips dari OJK mengenai paylater ini, adalah untuk membatasi nilai pinjaman dengan kemampuan untuk membayar. Kemudian pahami aturan mengenai jatuh tempo dan denda pinjaman.
Baca Juga Terungkap, Rata-rata Orang Indonesia Habiskan Rp 500 Ribu untuk Belanja Online di Tanggal Kembar di https://www.kompas.tv/article/226611/terungkap-rata-rata-orang-indonesia-habiskan-rp-500-ribu-untuk-belanja-online-di-tanggal-kembar
https://www.kompas.tv/article/226611/terungkap-rata-rata-orang-indonesia-habiskan-rp-500-ribu-untuk-belanja-online-di-tanggal-kembar
Grafis : Arief Rahman
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/231086/plus-minus-bayar-pakai-pay-later
Keywords & Tags
More from User
04:58
Iran Hadapi Selandia Baru di Piala Dunia, Bisakah Taremi Tetap Fokus? | KOMPAS MALAM
KompasTV
01:03
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Dorong Penyelesaian Konflik Lewat Diplomasi
KompasTV
04:15
Full! Ketum Militan Gibran Nusantara Tanggapi Aksi Demo Mahasiswa hingga Kasus Ijazah Jokowi
KompasTV
21:58
Depan DPR, Bahlil Ungkap Arahan Prabowo soal BBM dan LPG Bersubsidi
KompasTV
31:05
Menkeu Purbaya Ajukan Pagu Indikatif Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun ke DPR
KompasTV
05:46
Temui Gibran! Mahasiswa Sampaikan Enam Tuntutan dan Wanti-wanti Aksi Jilid II
KompasTV
Related Videos
03:52
Yuk, Jeli dalam Berbelanja di Harbolnas!
KompasTV
02:08
Wow! Pemerintah Gelontorkan 500 Miliar untuk Insentif Gratis Ongkir Harbolnas
KompasTV
04:25
Wow! Shopee Tembus Penjualan 1,3 Triliun di Harbolnas 12.12
KompasTV
02:03
Transaksi Harbolnas Tetap Tinggi Saat Pandemi
KompasTV
01:40
Harbolnas, Penjualan Alibaba Meningkat 27% Dibanding Tahun 2017
KompasTV
00:43
Harbolnas Diprediksi Pecahkan Transaksi Rp 4 Triliun
KompasTV