Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Perselingkuhan Berujung Maut
T
Tribunnews
3 Views • Jan 18, 2016
Description
TRIBUNNEWS.COM, PRINGSEWU -- Wahyu Andersta (20), warga Way Layap, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran meregang nyawa setelah berulangkali menerima pukulan dari suami perempuan yang dia selingkuhi, Nur (28), warga Panggungrejo Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (16/1/2016) subuh.
Sugeng (35), suami Nur, nekat memukuli Wahyu lantaran memergoki pria lajang ini berada di dalam rumahnya, Jumat (15/1/2016) malam.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Sukoharjo AKP Muh. Samsari menceritakan bila Sugeng memang telah mencurigai perselingkuhan istrinya, Nur dengan Wahyu.
Sehingga untuk memastikan perselingkuhan tersebut, Sugeng pura-pura pergi kerja dan berpamitan pada istrinya tidak pulang pada malam itu, pukul 19.00 WIB.
“Tapi setelah pergi beberapa meter dari rumah, Sugeng memutar dan kembali lagi ke rumah,” kata Samsari, mewakili Kepala Polres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora.
Sugeng lantas sembunyi di belakang rumah. Ketika itu dia menyaksikan istrinya tampak sibuk dengan handphone-nya seperti menghubungi seseorang.
Melihat gelegat itu, lanjut Samsari, Sugeng menjadi yakin bila istrinya selingkuh.
Namun, ketika itu, Nur menyadari bila suaminya masih ada di rumah.
Lantas Sugeng pun keluar dan merampas handphone Nur, kemudian mengambil SIM Card handphone tersebut. Setelah itu, Sugeng pun pergi.
Tapi, dia kembali lagi sembunyi di belakang rumah.
Ternyata, Nur saat sibuk dengan handphone-nya tengah janjian dengan Wahyu.
Ironisnya, janjian bertemu itu tidak dapat Nur batalkan karena SIM Card handphone-nya telah diambil Sugeng.
Wahyu pun datang dengan terlebih dahulu memberi isyarat kepada Nur dengan melempar batu berturut-turut ke rumah Nur.
Kemudian, Wahyu pun masuk rumah Nur melalui pintu belakang.
Ketika itu kedua anaknya tengah lelap, sementara lampu remang-remang karena hanya lampu kamar yang menyala.
Ketika keduanya berada di ruang televisi, muncullah Sugeng dengan membawa pelepah kelapa.
Sugeng yang mengaku geram, meluapkan kekesalannya dengan cara memukulkan pelepah kelapa yang menyerupai ‘dayung’ ke bagian kepala Wahyu.
“Tidak lama suaminya datang, pada saat datang itu membawa pelepah kelapa dan dipukulkan, bak-buk..bak..buk,” ujar Samsari. (*)
Sugeng (35), suami Nur, nekat memukuli Wahyu lantaran memergoki pria lajang ini berada di dalam rumahnya, Jumat (15/1/2016) malam.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Sukoharjo AKP Muh. Samsari menceritakan bila Sugeng memang telah mencurigai perselingkuhan istrinya, Nur dengan Wahyu.
Sehingga untuk memastikan perselingkuhan tersebut, Sugeng pura-pura pergi kerja dan berpamitan pada istrinya tidak pulang pada malam itu, pukul 19.00 WIB.
“Tapi setelah pergi beberapa meter dari rumah, Sugeng memutar dan kembali lagi ke rumah,” kata Samsari, mewakili Kepala Polres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora.
Sugeng lantas sembunyi di belakang rumah. Ketika itu dia menyaksikan istrinya tampak sibuk dengan handphone-nya seperti menghubungi seseorang.
Melihat gelegat itu, lanjut Samsari, Sugeng menjadi yakin bila istrinya selingkuh.
Namun, ketika itu, Nur menyadari bila suaminya masih ada di rumah.
Lantas Sugeng pun keluar dan merampas handphone Nur, kemudian mengambil SIM Card handphone tersebut. Setelah itu, Sugeng pun pergi.
Tapi, dia kembali lagi sembunyi di belakang rumah.
Ternyata, Nur saat sibuk dengan handphone-nya tengah janjian dengan Wahyu.
Ironisnya, janjian bertemu itu tidak dapat Nur batalkan karena SIM Card handphone-nya telah diambil Sugeng.
Wahyu pun datang dengan terlebih dahulu memberi isyarat kepada Nur dengan melempar batu berturut-turut ke rumah Nur.
Kemudian, Wahyu pun masuk rumah Nur melalui pintu belakang.
Ketika itu kedua anaknya tengah lelap, sementara lampu remang-remang karena hanya lampu kamar yang menyala.
Ketika keduanya berada di ruang televisi, muncullah Sugeng dengan membawa pelepah kelapa.
Sugeng yang mengaku geram, meluapkan kekesalannya dengan cara memukulkan pelepah kelapa yang menyerupai ‘dayung’ ke bagian kepala Wahyu.
“Tidak lama suaminya datang, pada saat datang itu membawa pelepah kelapa dan dipukulkan, bak-buk..bak..buk,” ujar Samsari. (*)
Keywords & Tags
More from User
00:56
Viral Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur 2 Mempelai Ternyata Wanita, 2 Tahun Pacaran Baru Ketahuan
Tribunnews
00:58
Wanita Ini Kaget saat Tahu Dia Nonton Bioskop Sendirian tanpa Orang Lain, Berasa Sewa Satu Gedung
Tribunnews
00:56
TERBONGKAR Rahasia Dian Sastro Tetap Terlihat Cantik & Awet Muda, Ternyata Sering Lakukan Ritual Ini
Tribunnews
02:12
BANSOS dari Pemerintah Berlanjut hingga Tahun Depan, Warga yang Belum Dapat Bisa Lapor ke RT
Tribunnews
00:43
MAHASISWA DUGEM BARENG KAPRODI di Kampus Palembang, Kadis Budpar Sumsel Mungkin Khilaf
Tribunnews
07:22
Cerita Bang Jabo, Gratiskan Pempek untuk Anak Yatim Piatu dan Dhuafa karena Ingin Terus Berbagi
Tribunnews
Related Videos
03:15
Suami Cekik Istri hingga Tewas di Malang, Berkedok Ajak Jalan-jalan Berujung Maut di Rumah Kosong
Tribunnews
01:39
Pesta Kembang Api yang Berujung Maut
Tribunnews
01:40
Mulan Jameela di Center Stage Lampung
Tribunnews
02:43
Pencuri Acak-acak Ruang Kepala Sekolah SMKN 4 Bandar Lampung
Tribunnews
01:10
Transportasi dan Pergudangan di Lampung Mengalami Peningkatan Tertinggi
Tribunnews
02:08
Menengok Latihan Wing Chun aliran IP Man Lampung
Tribunnews