Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Penduduk Rohingya Khawatir Akan Diskriminasi
Description
Sejak pecahnya kekerasan di Rakhine State, Agustus tahun lalu umat Islam Rohingya di Kota Yangon merasakan semakin kental perlakuan diskriminatif di lingkungan mereka. Warga beragama Buddha dan warga non-muslim lainnya justru semakin berani mengungkapkan simpati dan dukungan bagi militer Myanmar.
Padahal militer Myanmar diduga bertanggung jawab atas operasi melawan militan Rohingya yang berakhir pada genosida atau pembunuhan massal. Bahkan warga Rohingya di Yangon menilai pemerintah Myanmar kerap menyudutkan warga Rohingya dengan ancaman terorisme.
Pemerintah dan media Myanmar juga melabeli penduduk Rohingya bukan sebagai warga negara tetapi imigran ilegal yang masuk lewat Bangladesh. Operasi militer Myanmar telah memaksa sedikitnya 700 ribu penduduk Rohingya mengungsi ke Bangladesh.
More from User
Mahasiswa UGM Minta Pahami Substansi Tuntutan, Ade Armando: Kritik Presiden Boleh, Revolusi Jangan!
KompasTV
Mahasiswa UGM Curiga Ada Upaya Redam Aksi, Ade Armando Soroti Upaya Dialog Pemerintah | ROSI
KompasTV
GEMAR di Madiun, Ayah Datang Langsung ke Sekolah Ambil Rapor Anak | KOMPAS SIANG
KompasTV
Mahasiswa UGM Tuntut Ruang Diskusi, Ade Armando Minta Cara Lebih Beradab | ROSI
KompasTV
[FULL] BGN Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Distribusi Libur Sekolah Dihentikan | KOMPAS SIANG
KompasTV
Wisata Kintamani Bali: Menginap di Arkaluna Resort dengan Teknologi AI | JURNAL NUSANTARA
KompasTV
Related Videos
Janji Anies Baswedan Jika Terpilih Jadi Presiden: Saya Akan Hentikan Diskriminasi Pendidikan
KompasTV
Imbau Percepat Vaksinasi, Gubernur Bengkulu Khawatir 110.000 Dosis Vaksin Akan Segera Kedaluwarsa!
KompasTV
Jokowi Khawatir Masih Ada 18,9 juta Orang Berpotensi akan Mudik Meski Dilarang
KompasTV
Guru & Ortu Khawatir Biaya Sekolah akan Semakin Mahal
KompasTV
Harga Sempat Turun Berkat Subsidi, Pedagang Akui Khawatir Harga Minyak Goreng Akan Naik Kembali
KompasTV
Anies Khawatir Penjegalan Usai Presiden Akan Cawe-Cawe, Ganjar: Kalau Intervensi Tidak Mungkin
KompasTV