Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Pakar: New Normal Belum Tentu Normal
Description
KOMPAS.TV - New normal (normal baru) adalah upaya normalisasi kondisi dengan melakukan sesuatu untuk bertahan dan tidak menyerah.
Suatu keadaan yang sebelumnya dirasa tidak normal menjadi biasa.
Salah satu dari tiga hal penting yang harus dicermati dalam panduan new normal seperti yang disebutkan kantor staf kepresidenan yakni pentingnya sosialisasi, lalu ada panduan kebijakan manajemen dalam pencegahan Covid-19.
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono menilai jika pemerintah harus mempersiapkan perencanaan terhadap tatanan new normal agar tak terulang respon pandemi awal dimana pemerintah gagap dalam menghadapi hal tersebut.
Selain itu, pemerintah juga perlu untuk menggunakan strategi komunikasi perubahan perilaku agar bisa mengendalikan lonjakan virus yang mengancam masyarakat.
Pandu Riono juga berpendapat jika perencanaan sektor belum siap, lebih baik new normal ini tak perlu diterapkan dahulu.
\"Kalau belum siap ya jangan dulu. Daripada kita mengorbankan sebagian karyawan, atau mengorbankan anak sekolah, dan banyak lagi yang kita harus berhati-hati sekali dalam merencanakan atau mengubah perilaku yang memang mengurangi risiko infeksi terhadap virus corona ini,\" ujar Pandu.
Indikator kesadaran masyarakat Indonesia dalam menerapkan protokol Covid-19 seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, Pandu menilai selama ini masih sangat sulit dipraktikkan, ia menegaskan harus ada perubahan perilaku masyarakat.
Lalu bagaimana efektivitas panduan ''new normal'' ini terlebih untuk daerah-daerah dengan zona merah?
Simak pembahasan bersama dengan Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono.
Suatu keadaan yang sebelumnya dirasa tidak normal menjadi biasa.
Salah satu dari tiga hal penting yang harus dicermati dalam panduan new normal seperti yang disebutkan kantor staf kepresidenan yakni pentingnya sosialisasi, lalu ada panduan kebijakan manajemen dalam pencegahan Covid-19.
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono menilai jika pemerintah harus mempersiapkan perencanaan terhadap tatanan new normal agar tak terulang respon pandemi awal dimana pemerintah gagap dalam menghadapi hal tersebut.
Selain itu, pemerintah juga perlu untuk menggunakan strategi komunikasi perubahan perilaku agar bisa mengendalikan lonjakan virus yang mengancam masyarakat.
Pandu Riono juga berpendapat jika perencanaan sektor belum siap, lebih baik new normal ini tak perlu diterapkan dahulu.
\"Kalau belum siap ya jangan dulu. Daripada kita mengorbankan sebagian karyawan, atau mengorbankan anak sekolah, dan banyak lagi yang kita harus berhati-hati sekali dalam merencanakan atau mengubah perilaku yang memang mengurangi risiko infeksi terhadap virus corona ini,\" ujar Pandu.
Indikator kesadaran masyarakat Indonesia dalam menerapkan protokol Covid-19 seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, Pandu menilai selama ini masih sangat sulit dipraktikkan, ia menegaskan harus ada perubahan perilaku masyarakat.
Lalu bagaimana efektivitas panduan ''new normal'' ini terlebih untuk daerah-daerah dengan zona merah?
Simak pembahasan bersama dengan Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono.
Keywords & Tags
More from User
23:30
[FULL] Kepala Pusat Energi & Pangan INDEF Bahas Akar Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir
KompasTV
07:19
Kuasa Hukum, Ahmad Khozinudin Soroti Dugaan Pemaksaan Rompi Tahanan Roy Suryo & dr Tifa
KompasTV
02:04
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tiba di Kejari DKI Jakarta, Dokter Tifa Acungkan Dua Jari
KompasTV
12:45
Polda Metro Jaya Limpahkan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan, Tegaskan Proses Sesuai KUHAP
KompasTV
25:31
[FULL] Iran Tutup Selat Hormuz Buntut Israel Masih Serang Lebanon, Damai Tertunda? | SAPA PAGI
KompasTV
02:03
Penjual Ikan Hias Hingga Pengusaha Penatu Alami Dampak Dari Pemadaman Listrik | SAPA PAGI
KompasTV
Related Videos
02:03
Pakar Sebut Hasil Lie Detector Para Tersangka Pembunuhan Brigadir Yosua Belum Tentu Akurat
KompasTV
17:30
Pakar: Pemutusan Hubungan Bilateral Negara Belum Tentu Buat Presiden Macron Minta Maaf
KompasTV
11:25
PKS Ungkap Pilih Sohibul Iman Belum Tentu Tak Dukung Anies di Pilgub DKI Jakarta, Begini Kata Pakar
KompasTV
03:07
Penumpang Meninggal Dalam Bus, Belum Tentu Corona!
KompasTV
09:12
Virus Corona Menyebar Lewat Udara, Pakar Kesmas: Belum Ada Bukti Kasus di Indonesia
KompasTV
09:04
Sekolah Belum Aman karena Wacana Corona Lewat Udara, Ini Kata Pakar Mikrobiologi!
KompasTV