Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Nelayan Keberatan BBM Naik
Description
KLUNGKUNG, KOMPAS TV - Sedikitnya 70 persen kelompok nelayan tradisional, yang tersebar di sepanjang Pantai Kusamba dan Pesinggahan di Kabupaten Klungkung, Bali, menggunakan bahan bakar Pertalite.
Dengan rencana kenaikan BBM bersubsidi ini, mereka mengaku was-wasa dan keberatan. Selain harga dipastikan mahal, sulit untuk terbeli bagi nelayan, karena hasil tangkapan kadang tidak seberapa dan kerap merugi.
Seperti salah satu nelayan, Nengah Rigug mengaku sekali melaut menghabiskan minyak Rp 60 ribu, dengan harga Pertalite saat ini Rp. 7650 perliter. Dan dalam seminggu melaut lima kali jika cuaca baik, karena nelayan tradisional dengan kapasitas mesin 15 PK rentan terhadap cuaca buruk. Bahkan, nelayan juga kerap merugi, jika hasil tangkapan kosong.
Nelayan lain, Nengah Sregig juga mengaku keberatan jika harga Pertalite naik menjadi Rp. 10 ribu perliter. Apalagi, dalam sekali berangkat ia bisa menghabiskan hingga 15 liter. Artinya, sekali melaut menghabiskan Rp.150 ribu, sedangkan tangkapan ikan tidak bisa diprediksi karena nelayan kerap menanggung kerugian.
Jika benar BBM dinaikkan, para nelayan berharap ada subsidi khusus. Sehingga mereka bisa menyambung hidup dan tetap melaut dan menjual ikan tidak terlalu mahal.
#bbmnaik #nelayanmerugi #klungkung
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/324325/nelayan-keberatan-bbm-naik
Dengan rencana kenaikan BBM bersubsidi ini, mereka mengaku was-wasa dan keberatan. Selain harga dipastikan mahal, sulit untuk terbeli bagi nelayan, karena hasil tangkapan kadang tidak seberapa dan kerap merugi.
Seperti salah satu nelayan, Nengah Rigug mengaku sekali melaut menghabiskan minyak Rp 60 ribu, dengan harga Pertalite saat ini Rp. 7650 perliter. Dan dalam seminggu melaut lima kali jika cuaca baik, karena nelayan tradisional dengan kapasitas mesin 15 PK rentan terhadap cuaca buruk. Bahkan, nelayan juga kerap merugi, jika hasil tangkapan kosong.
Nelayan lain, Nengah Sregig juga mengaku keberatan jika harga Pertalite naik menjadi Rp. 10 ribu perliter. Apalagi, dalam sekali berangkat ia bisa menghabiskan hingga 15 liter. Artinya, sekali melaut menghabiskan Rp.150 ribu, sedangkan tangkapan ikan tidak bisa diprediksi karena nelayan kerap menanggung kerugian.
Jika benar BBM dinaikkan, para nelayan berharap ada subsidi khusus. Sehingga mereka bisa menyambung hidup dan tetap melaut dan menjual ikan tidak terlalu mahal.
#bbmnaik #nelayanmerugi #klungkung
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/324325/nelayan-keberatan-bbm-naik
Keywords & Tags
More from User
02:59
Viral! SD di Ende Dijebol Demi Akses Proyek Koperasi Desa Merah Putih, Teras hingga Tiang Rusak
KompasTV
01:54
Mahasiswa Demo Tolak Rencana UB Kelola SPPG
KompasTV
01:51
Imbas Kenaikan Dolar, Harga Barang Elektronik Naik Hingga 20%
KompasTV
01:47
Chatib Basri dan Luhut Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
KompasTV
02:25
Operasi Katarak Gratis untuk 1.010 Mata Digelar di Berbagai Daerah | JMP
KompasTV
03:18
Waka BGN Agustina Akui Sudah Petakan Klaster Masalah MBG: Tujuannya Baik, Tata Kelola Kurang
KompasTV
Related Videos
00:53
Polres Klungkung Beri Bantuan Kepada Nelayan yang Terdampak Kenaikan Harga BBM Subsidi
KompasTV
01:00
Pertalite Naik, Warga Cari BBM Rp 8.900 di SPBU Vivo
KompasTV
01:19
Siap-siap, Menko Marves Luhut Beri Sinyal BBM Pertalite & Elpiji 3 Kg Akan Naik Harga Bertahap!
KompasTV
01:07
Harga BBM Subsidi Resmi Naik, Ini Daftar Harga Terbaru Pertalite, Solar dan Pertamax!
KompasTV
07:36
Akankah APBN Kuartal II/2022 Sanggup Menahan Subsidi BBM? Atau Harga Pertalite & Solar Akan Naik?
KompasTV
00:36
Demo Mahasiswa Tolak Harga BBM Pertalite dan Solar Naik
KompasTV