Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Menjaga Lisan dari luar
Description
Bagaimana menjaga diri dari pergaulan yang tidak merawat lisannya? Kang Rashied mengatakan Al-Harits al-Muhasibi pengarang kitab Risalah al-Mustarsyidin pernah menyampaikan kalimat,
Allahummaj'al shamti fikran wa nuthqi dzikran
\"Wahai Allah, jadikanlah diamku berpikir dan bicaraku berzikir.\" Perkataan ini diiringi maksud agar ada perlindungan Allah dalam ucapan pribadi maupun disekitar orang yang gemar mengumbar ucapan.
Oleh karena adanya hukum sebab-akibat maka kita sangat dianjurkan agar berhati-hati dengan lisan sendiri supaya tidak tergelincir dalam permasalahan yang lebih besar dikemudian hari. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Taala,
Maa yalfiu ming qaulin illaa ladaihi raqiibun 'atiid
\"Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.\" (Surat Qaf, 18)
Bilamana ada seseorang sedang terdzolimi oleh lisan orang lain maka sebaiknya janganlah dibalas dengan kedzoliman lain karena hal ini berpotensi kepada dosa, namun balaslah dengan maaf dan kebaikan (doa), hingga Allah menyiapkan pahala yang besar disisiNya, dimana firman Allah Subhanahu wa Taala,
Idfa billati Hiya asanu
Tolaklah [kejahatan itu] dengan cara yang lebih baik. (Surat Fussilat 34)
Allahummaj'al shamti fikran wa nuthqi dzikran
\"Wahai Allah, jadikanlah diamku berpikir dan bicaraku berzikir.\" Perkataan ini diiringi maksud agar ada perlindungan Allah dalam ucapan pribadi maupun disekitar orang yang gemar mengumbar ucapan.
Oleh karena adanya hukum sebab-akibat maka kita sangat dianjurkan agar berhati-hati dengan lisan sendiri supaya tidak tergelincir dalam permasalahan yang lebih besar dikemudian hari. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Taala,
Maa yalfiu ming qaulin illaa ladaihi raqiibun 'atiid
\"Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.\" (Surat Qaf, 18)
Bilamana ada seseorang sedang terdzolimi oleh lisan orang lain maka sebaiknya janganlah dibalas dengan kedzoliman lain karena hal ini berpotensi kepada dosa, namun balaslah dengan maaf dan kebaikan (doa), hingga Allah menyiapkan pahala yang besar disisiNya, dimana firman Allah Subhanahu wa Taala,
Idfa billati Hiya asanu
Tolaklah [kejahatan itu] dengan cara yang lebih baik. (Surat Fussilat 34)
Keywords & Tags
More from User
07:27
Koperasi Merah Putih Melawai Blok M Hanya Untung Rp78 Ribu, Ketua Ungkap Penyebabnya | DIPO
KompasTV
01:40
Haru Warga Bener Meriah, Kumpulkan Dana Rp1 Miliar Hasil Sumbangan untuk Perbaiki Jembatan Rusak
KompasTV
01:11
Tragis! Detik-Detik Pebalap Motor Tabrak Penonton di Muna, 7 Orang Terluka | SAPA SIANG
KompasTV
34:15
[FULL] Laporan Fitch Terkait Ekonomi Indonesia Bayangi Pelemahan Rupiah, Ini Kata Pengamat | KOMBIS
KompasTV
12:25
Sedang Hamil, Ini Cerita Peserta Bela Negara Pelatihan Koperasi Merah Putih di Barak | DIPO
KompasTV
29:15
[FULL] Pemakaman Ali Khamenei, Rakyat Iran Tuntut Pembalasan Bagi Presiden AS Trump | SAPA PAGI
KompasTV
Related Videos
07:28
Kalam Hati - Pentingnya Menjaga Lisan
KompasTV
01:45
Dinas Kesehatan Kota Gorontalo Himbau Masyarakat Berhati Hati-Hati Memilih Masker
KompasTV
00:55
Pahala Menunjukan Kebaikan
KompasTV
04:10
Berharap Pahala & Kebaikan
KompasTV
00:55
Pahala Menunjuki Kebaikan
KompasTV
09:03
Hati-hati! 5.241 Orang Daftar Hitam Pedulilindungi Berkeliaran di Luar
KompasTV