Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Mantan Napi Teroris Berbagi Takjil Buka Puasa
Description
KOMPAS.TV, LAMPUNG Menghirup udara bebas, mantan napi teroris (napiter) Edi Santoso (48), akhirnya dapat kembali bersama keluarga yang berada di kawasan Panjang, Kota Bandar Lampung.
Sebelumnya, Edi harus menjalani masa tahanan selama sepuluh tahun lamanya karena terlibat dalam organisasi kelompok radikal terlarang yang memiliki cita-cita menegakkan Daulah Islamiyah di Indonesia, serta mengubah ideologi pancasila.
Namun setelah kembali, Edi mulai kembali berbaur dan bersosialisasi bersama masyarakat. Ditemani Ketua RT setempat, dirinya membagikan menu takjil kepada warga sekitar. Ia berharap, dengan upaya tersebut dapat membuatnya kembali diterima di masyarakat.
Baca Juga Viral! 11 Pekerja Migran Ilegal Asal Lampung Terlantar di Turki di https://www.kompas.tv/article/281996/viral-11-pekerja-migran-ilegal-asal-lampung-terlantar-di-turki
Tak hanya itu, Edi Santoso juga telah berikrar janji setia untuk kembali cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"... di MIB itu saya sebagai pengintaian dan pencarian dana. Jadi, intinya buat perjuangan MIB ke depan supaya lebih besar. Tujuannya itu untuk penguasaan kota," jelas Edi Santoso.
Upaya Edi ini pun disambut baik oleh Muhammad Tomi selaku Ketua RT 08 Panjang Selatan. Ia berharap Edi dapat berbaur dengan mengikuti setiap kegiatan sosial dan perkumpulan yang digelar oleh warga.
Baca Juga Pastikan Mudik Aman, Dishub Lampung Cek Kelayakan Bus di https://www.kompas.tv/article/281989/pastikan-mudik-aman-dishub-lampung-cek-kelayakan-bus
"Di kampung kita ini, Pak Edi ini sudah mulai bergabung. Salat bersama, tarawih bersama, dan juga sudah bisa bermain catur Pak Edi," kata dia.
Saat ini, Edi Santoso akan membuka lembaran baru. Dirinya juga akan berbagi pengalaman agar tidak ada warga yang terjerumus terhadap organisasi atau kelompok radikal terlarang yang menjurus pada aksi terorisme.
#mantannapiterberbagitakjil #edisantoso #aksiterorisme
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/282011/mantan-napi-teroris-berbagi-takjil-buka-puasa
Sebelumnya, Edi harus menjalani masa tahanan selama sepuluh tahun lamanya karena terlibat dalam organisasi kelompok radikal terlarang yang memiliki cita-cita menegakkan Daulah Islamiyah di Indonesia, serta mengubah ideologi pancasila.
Namun setelah kembali, Edi mulai kembali berbaur dan bersosialisasi bersama masyarakat. Ditemani Ketua RT setempat, dirinya membagikan menu takjil kepada warga sekitar. Ia berharap, dengan upaya tersebut dapat membuatnya kembali diterima di masyarakat.
Baca Juga Viral! 11 Pekerja Migran Ilegal Asal Lampung Terlantar di Turki di https://www.kompas.tv/article/281996/viral-11-pekerja-migran-ilegal-asal-lampung-terlantar-di-turki
Tak hanya itu, Edi Santoso juga telah berikrar janji setia untuk kembali cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"... di MIB itu saya sebagai pengintaian dan pencarian dana. Jadi, intinya buat perjuangan MIB ke depan supaya lebih besar. Tujuannya itu untuk penguasaan kota," jelas Edi Santoso.
Upaya Edi ini pun disambut baik oleh Muhammad Tomi selaku Ketua RT 08 Panjang Selatan. Ia berharap Edi dapat berbaur dengan mengikuti setiap kegiatan sosial dan perkumpulan yang digelar oleh warga.
Baca Juga Pastikan Mudik Aman, Dishub Lampung Cek Kelayakan Bus di https://www.kompas.tv/article/281989/pastikan-mudik-aman-dishub-lampung-cek-kelayakan-bus
"Di kampung kita ini, Pak Edi ini sudah mulai bergabung. Salat bersama, tarawih bersama, dan juga sudah bisa bermain catur Pak Edi," kata dia.
Saat ini, Edi Santoso akan membuka lembaran baru. Dirinya juga akan berbagi pengalaman agar tidak ada warga yang terjerumus terhadap organisasi atau kelompok radikal terlarang yang menjurus pada aksi terorisme.
#mantannapiterberbagitakjil #edisantoso #aksiterorisme
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/282011/mantan-napi-teroris-berbagi-takjil-buka-puasa
More from User
01:06
Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB Kerahkan Tiga Helikopter Water Bombing | BERUT
KompasTV
03:14
Buka Suara! Indonesia Siap Hadiri Pemakaman Eks Pemimpin Iran, Ini Penjelasan Menlu Sugiono
KompasTV
00:59
Kecelakaan Beruntun di Padang Pariaman, Satu Orang Meninggal dan 10 Korban Luka Berat | BERUT
KompasTV
03:12
Kasus Amplop Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli dan Kapolda Riau
KompasTV
10:24
Kenapa Proses Pemakaman Ali Khamenei Baru Dimulai Setelah 4 Bulan Wafat?
KompasTV
02:41
Suasana Pemakaman Ali Khamenei, Mojtaba Belum Terlihat Muncul ke Publik | KOMPAS PETANG
KompasTV
Related Videos
14:23
Oknum Dokter dan PNS Terlibat Terorisme, Eks Napiter: Pengetahuan Bahaya Radikalisme Masih Minim
KompasTV
03:30
Mantan Napiter Menyesal Pernah Bergabung Dengan JAD
KompasTV
04:15
Wawancara Ekslusif: Tersangka Terorisme Jamaah Islamiyah Buka Suara soal Sistem Pengumpulan Dana
KompasTV
02:45
Puluhan Mantan Napiter Poso Serentak Ikrar NKRI
KompasTV
01:23
Momen Mantan Napiter Ikuti Upacara Bendera 17 Agustus dengan Khidmat
KompasTV
02:29
Ali Fauzi, Mantan Napiter Bom Bali Raih Gelar Doktor
KompasTV