video not played or not found error
click on direct switch
Hosted by Dailymotion. For legal issues: Copyright Center · DMC · Instant Removal
Jokowi Minta Publik Tunggu Reshuffle
Description
Sumber : https://video.sindonews.com/play/76231/jokowi-minta-publik-tunggu-reshuffle
Baca Juga:
Silaturahmi 5 Ketum Parpol dan Jokowi Bukan Basa Basi Politik, Zulhas Bicara Koalisi Besar
https://nasional.sindonews.com/read/1062589/12/silaturahmi-5-ketum-parpol-dan-jokowi-bukan-basa-basi-politik-zulhas-bicara-koalisi-besar-1680429858
--------------------
Once Mekel Sapa Jokowi Duluan saat Konser Dewa 19, Ahmad Dhani Kesal: Dia Bukan Shohibul Bait
https://lifestyle.sindonews.com/read/1062565/187/once-mekel-sapa-jokowi-duluan-saat-konser-dewa-19-ahmad-dhani-kesal-dia-bukan-shohibul-bait-1680426245
--------------------
Pemeriksaan Lanjutan Menkominfo Johnny G Plate, Kejagung Tunggu Perkembangan
https://nasional.sindonews.com/read/1062567/13/pemeriksaan-lanjutan-menkominfo-johnny-g-plate-kejagung-tunggu-perkembangan-1680426266
--------------------
Keywords & Tags
More from User
Inflasi Kembali Mengancam, The Fed Urung Turunkan Suku Bunga?
SINDOnews
Kompetisi Masak Galang 1,6 Miliar Rupiah untuk Bank Makanan
SINDOnews
Mengenal Jet Tempur SU-34 Rusia yang Lolos Dari Serangan 3 Rudal Patriot AS
SINDOnews
Mengenal Jet Tempur SU-34 Rusia yang Lolos Dari Serangan 3 Rudal Patriot AS
SINDOnews
Dampak Kejatuhan Rezim Assad ke Pengaruh Rusia di Timur Tengah
SINDOnews
Mengenal Tank Canggih Rusia T-80 BVM dengan Kemampuan Tembak Akurat Dalam Operasi Senyap
SINDOnews
Related Videos
Tanggapan Isu Reshuffle, Jokowi: Tunggu Saja Besok
SINDOnews
Berharap Waktu Tunggu Haji Hanya 5-10 Tahun, Wapres Minta Penambahan Kuota ke Menteri Saudi
SINDOnews
Zulhas Bagikan Minyak di Acara Parpol, KSP: Presiden Minta Jajaran Fokus Layani Publik
SINDOnews
Presiden Jokowi Tanggapi Isu Reshuffle dan Kaesang Terjun ke Politik
SINDOnews
Dihadirkan ke Publik, WNA Arab yang Halangi Ambulans di Bogor Minta Maaf
SINDOnews
Sinyal Reshuffle Kabinet Presiden Jokowi Sebut Nanti Diputuskan
SINDOnews