Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Jamu Tradisional Buatan Santri
Description
KEDIRI, KOMPASTV - Pondok pesantren di Kabupaten Kediri berinisiatif untuk membuat jamu herbal peningkat imunitas tubuh.
Para santri Pondok Pesantren Pari Ulu di Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri belakangan ini sibuk untuk membersihkan empon-empon.
memanfaatkan tanaman obat seperti jahe dan temulawak, mereka berinisiatif membuat jamu peningkat imunitas tubuh.
Ide pembuatan jamu herbal ini berawal dari rasa keprihatinan pengasuh pondok melihat banyaknya jumlah kasus positif corona.
karena tergugah hatinya, para pengasuh pondok kemudian malakukan penelitian terhadap sejumlah jenis tanaman obat.
Setelah terpilihlah 5 jenis tamanan jamu yakni jahe, temulawak, kunyit, ketumbar, serai serta madu asli.
mereka akhirnya mulai membuat ramuan tradisional itu.
proses pembuatannya juga tidak jauh berbeda dengan minuman jamu pada umumnya yakni dengan disangrai serta disuling untuk menghasilkan produk yang jernih.
Terbatasnya alat membuat jamu yang dihasilkan dalam satu hari hanya mencapai 1 liter saja.
Selama 1 bulan produksi pihak pondok telah menyalurkan lebih dari 5 ribu botol jamu kepada warga yang membutuhkan terutama ke lingkungan yang terdapat pasien corona.
Pihak pondok pesantren sendiri sengaja tidak menjual jamu tersebut agar obat herbal itu dapat membantu lingkungan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Para santri Pondok Pesantren Pari Ulu di Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri belakangan ini sibuk untuk membersihkan empon-empon.
memanfaatkan tanaman obat seperti jahe dan temulawak, mereka berinisiatif membuat jamu peningkat imunitas tubuh.
Ide pembuatan jamu herbal ini berawal dari rasa keprihatinan pengasuh pondok melihat banyaknya jumlah kasus positif corona.
karena tergugah hatinya, para pengasuh pondok kemudian malakukan penelitian terhadap sejumlah jenis tanaman obat.
Setelah terpilihlah 5 jenis tamanan jamu yakni jahe, temulawak, kunyit, ketumbar, serai serta madu asli.
mereka akhirnya mulai membuat ramuan tradisional itu.
proses pembuatannya juga tidak jauh berbeda dengan minuman jamu pada umumnya yakni dengan disangrai serta disuling untuk menghasilkan produk yang jernih.
Terbatasnya alat membuat jamu yang dihasilkan dalam satu hari hanya mencapai 1 liter saja.
Selama 1 bulan produksi pihak pondok telah menyalurkan lebih dari 5 ribu botol jamu kepada warga yang membutuhkan terutama ke lingkungan yang terdapat pasien corona.
Pihak pondok pesantren sendiri sengaja tidak menjual jamu tersebut agar obat herbal itu dapat membantu lingkungan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Keywords & Tags
More from User
07:56
Tak Terima! Refly Harun Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ini Alasannya!
KompasTV
01:49
BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Menko Airlangga: Bank Jangan Buru-Buru Naikkan Bunga
KompasTV
03:27
Dampak Rupiah Lemah-BBM Naik: Harga Daging Sapi Tembus Rp160.000 per Kg, Bahan Bangunan Mahal
KompasTV
01:41
Kemendag Sidak Pasar Palmerah, HET MinyaKita Masih Bertahan Rp15.700 per Liter
KompasTV
08:14
Aksi Demo Mahasiswa di Surabaya dan Banjarmasin, Tuntut Perbaikan Ekonomi Indonesia
KompasTV
02:05
Megawati Bela Mahasiswa yang Demo Perbaikan Ekonomi, Kritik Pengamanan Aparat!
KompasTV
Related Videos
05:02
Sapa Santri: Pondok Pesantren Al-Inaroh Pertahankan Konsep Tradisional
KompasTV
05:04
Sapa Santri - Menyapa Santri Pondok Pesantren Alif Laam Miim
KompasTV
01:32
Ratusan Santri Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Di Pondok Pesantren Lirboyo
KompasTV
02:18
Pondok Pesantren di Sukabumi Bekali Para Santri Ilmu Wirausaha
KompasTV
04:33
Cari DPO Pencabulan Santri, Polisi Terus Sisir Pondok Pesantren Shiddiqiyyah
KompasTV
02:31
Serbuan Vaksinasi ke Pondok Pesantren, Tak Hanya Santri, Warga Juga Divaksin
KompasTV