Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
IDI: Lockdown Sekarang Sebelum Terlambat
Description
KOMPAS.TV - Melihat kondisi pandemi corona Indonesia yang kian melonjak drastis, WHO dalam laporan situasinya menyarankan Indonesia untuk menerapkan pembatasan sosial yang berskala besar.
WHO juga meminta Indonesia segera menerapkan pembatasan yang lebih ketat di banyak provinsi.
Ketua Satgas Covid-19 IDI Zubairi Djoerban juga menyarankan agar pemerintah segera menarik rem darurat dan menerapkan lockdown sebelum terlambat untuk menekan lonjakan kasus yang semakin tidak terkendali.
Menyebarnya mutasi corona Delta dan Alfa yang sangat mudah menular juga menjadi alasan kuat mengapa karantina wilayah alias lockdown dibutuhkan untuk menekan kasus.
Apalagi dengan rendahnya kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjauhi kerumunan.
Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.
WHO juga meminta Indonesia segera menerapkan pembatasan yang lebih ketat di banyak provinsi.
Ketua Satgas Covid-19 IDI Zubairi Djoerban juga menyarankan agar pemerintah segera menarik rem darurat dan menerapkan lockdown sebelum terlambat untuk menekan lonjakan kasus yang semakin tidak terkendali.
Menyebarnya mutasi corona Delta dan Alfa yang sangat mudah menular juga menjadi alasan kuat mengapa karantina wilayah alias lockdown dibutuhkan untuk menekan kasus.
Apalagi dengan rendahnya kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjauhi kerumunan.
Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.
Keywords & Tags
More from User
49:10
JHT Pensiun dan Korban PHK, Layak Kena Pajak? | BUSINESS TALK
KompasTV
03:57
Momen PM India Narendra Modi Mainkan Angklung Hadiah dari Prabowo
KompasTV
40:20
[FULL] Ade Darmawan Respons Putusan Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian: Jangan Senang Dulu
KompasTV
25:06
[FULL] Debat Yakup Hasibuan Vs Mikhael Sinaga soal Roy Ajukan Praperadilan Kedua | SAPA MALAM
KompasTV
17:49
[FULL] Bung Gita Suwondo Prediksi Argentina Vs Mesir, Siapa Rebut Tiket Perempat Final?
KompasTV
12:54
[FULL Terjemahan] Di Hadapan Komunitas India, Prabowo: Saya Pengagum Narendra Modi
KompasTV
Related Videos
07:16
Indonesia Hadapi Konsekuensi Lockdown, Bisa? | Darurat Corona Jangan Ditutupi - BERKAS KOMPAS (Bag2)
KompasTV
05:57
Yuk! Laporkan SPT Anda Sekarang Sebelum Terlambat
KompasTV
01:18
Kereta Cepat Woosh Terlambat 40 Menit Usai Tabrak Seekor Biawak | KOMPAS PAGI
KompasTV
02:09
Sebab KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Terlambat hingga 30 Menit | KOMPAS SIANG
KompasTV
08:46
Pandemi Corona Berdampak Pada Pemulung | Hidup Susah Menantang Corona - BERKAS KOMPAS (Bag1)
KompasTV
08:07
Lawan Corona Butuh Gerakan Bersama-Sama | Darurat Corona Jangan Ditutupi - BERKAS KOMPAS (Bag3)
KompasTV