Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Hati Yang Condong Kepada Allah
Description
Di dalam anggota tubuh yang manusia miliki, hati adalah yang terpenting serta utama sebab baik atau buruknya seluruh anggota tubuh manusia itu tergantung dari baik atau buruknya hati.
Sebagaimana Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka akan baik seluruh tubuhnya, dan jika segumpal daging itu buruk maka akan buruk seluruh tubuhnya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia". [HR Bukhari no.52 dan Muslim no.1599].
Kebaikan amalan badan seseorang serta kemampuannya untuk menjauhkan keharaman, juga meninggalkan perkara syubhat (yang masih samar hukumnya), itu semua tergantung pada baiknya hati, demikian yang dikatakan Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah (Jaami'ul Ulum wal Hikam, 1;210).
Itulah sebabnya Nabi selalu minta dalam do'anya agar hatinya senantiasa dijaga dalam kebaikan,
"Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi 'alaa diinik"
"Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikan hati, teguhkanlah hatiku diatas agama-Mu."
Demikian pentingnya menjaga hati agar tidak rusak oleh dosa yang cenderung menyeret manusia untuk menjauhi-Nya.
Rusaknya hati seperti dijelaskan Syaikh Sholih Al Fauzan adalah bila terjerumus pada perkara syubhat, terjatuh dalam maksiat dengan memakan yang haram. Bahkan seluruh maksiat bisa merusak hati, seperti dengan memandang yang haram, mendengar yang haram. Jika seseorang melihat sesuatu yang haram, maka rusaklah hatinya.
Jika seseorang mendengar yang haram seperti mendengar nyanyian dan alat musik, maka rusaklah hatinya. Hendaklah kita melakukan sebab supaya baik hati kita. Namun baiknya hati tetap di tangan Allah. (Al Minhah Ar Robbaniyah, 110).
Wallahu'alam bis shawab
Sebagaimana Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka akan baik seluruh tubuhnya, dan jika segumpal daging itu buruk maka akan buruk seluruh tubuhnya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia". [HR Bukhari no.52 dan Muslim no.1599].
Kebaikan amalan badan seseorang serta kemampuannya untuk menjauhkan keharaman, juga meninggalkan perkara syubhat (yang masih samar hukumnya), itu semua tergantung pada baiknya hati, demikian yang dikatakan Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah (Jaami'ul Ulum wal Hikam, 1;210).
Itulah sebabnya Nabi selalu minta dalam do'anya agar hatinya senantiasa dijaga dalam kebaikan,
"Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi 'alaa diinik"
"Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikan hati, teguhkanlah hatiku diatas agama-Mu."
Demikian pentingnya menjaga hati agar tidak rusak oleh dosa yang cenderung menyeret manusia untuk menjauhi-Nya.
Rusaknya hati seperti dijelaskan Syaikh Sholih Al Fauzan adalah bila terjerumus pada perkara syubhat, terjatuh dalam maksiat dengan memakan yang haram. Bahkan seluruh maksiat bisa merusak hati, seperti dengan memandang yang haram, mendengar yang haram. Jika seseorang melihat sesuatu yang haram, maka rusaklah hatinya.
Jika seseorang mendengar yang haram seperti mendengar nyanyian dan alat musik, maka rusaklah hatinya. Hendaklah kita melakukan sebab supaya baik hati kita. Namun baiknya hati tetap di tangan Allah. (Al Minhah Ar Robbaniyah, 110).
Wallahu'alam bis shawab
More from User
06:20
Kumpulan Orasi Mahasiswa di Jakarta, Banyumas hingga Yogyakarta, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah
KompasTV
03:23
Menuju Akhir Konflik? Iran Sebut Nota Kesepahaman dengan AS Segera Tercapai
KompasTV
01:08
Modus Pura-pura Belanja, Pria Curi Tabung Gas 3 Kg di Warung | KILAS KOMPAS
KompasTV
01:37
Nelayan Diduga Kurir Narkoba Ditangkap TNI AL Usai Kejar-kejaran di Laut | KILAS KOMPAS
KompasTV
07:11
[FULL] Bung Ikhsan Baca Duel Tim Raksasa Brasil vs Maroko di Laga Awal Grup C Piala Dunia 2026
KompasTV
05:46
[FULL] WNI di Houston Ceritakan Kemeriahan dan Antusiasme Piala Dunia 2026 di AS | KOMPAS MALAM
KompasTV
Related Videos
01:53
Ahli Sebut Karakter Eliezer Patuh dan Cenderung Menghindari Konflik
KompasTV
10:35
Saksi Ahli Psikologi Sebut Eliezer Memiliki Karakter Patuh dan Cenderung Menghindari Konflik!
KompasTV
00:49
Pengacara: Habib Rizieq Berterima Kasih Kepada Kepolisian atas Perlakuan Baiknya
KompasTV
01:00
Jokowi: Kepada Semua Menteri, Hati-Hati
KompasTV
03:34
Presiden Jokowi kepada Menkeu Sri Mulyani: APBN Kita, Dijaga! Hati-hati, Harus Produktif!
KompasTV
14:09
Taat Kepada Peraturan Pemerintah Adalah Bagian Taat Kepada Allah SWT
KompasTV