video not played or not found error
click on direct switch
Hosted by Dailymotion. For legal issues: Copyright Center · DMC · Instant Removal
Drone Semburan Lumpur di Blora
Description
Lokasi tepatnya di kawasan Geowisata Kesongo.
Dampak muntahan material itu terpantau menyemburkan lumpur seluas sekitar 3,29 hektare dengan ketebalan lumpur setinggi 1 meter.
Dari hasil kajian pihak esdm di lokasi semburan pada kamis dan jumat kemarin, letusan semburan lumpur adalah yang terbesar dan tertinggi.
Menurut Kasi Energi ESDM wilayah kendeng selatan Sugeng Ariyanto menjelaskan peristiwa letusan semburan lumpur adalah fenomena geologi yang di namakan mud vulcano.
Yaitu keluarnya sedimentasi lumpur yang menyumbat rongga rongga lubang keluarnya gas sulfur yang berada di dalam perut bumi.
Untuk sementara masyarakat diminta untuk tidak mendekati lokasi semburan.
Garis polisi sudah kita pasang di titik-titik tertentu.
Mengingat luas lahan area tidak mungkin kita pasang melingkar.
Selain itu imbauan larangan memasuki area juga telah dipasang.
Keywords & Tags
More from User
Rumah Jampidsus Febrie Dijaga TNI, YLBHI: Jangan Sampai Jadi Obstruction of Justice | ROSI
KompasTV
Kritik Said Didu: Program Strategis Presiden Prabowo Terganggu karena Salah Penempatan Orang | ROSI
KompasTV
[FULL] Ratusan Miliar Disita Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Kejar Siapa? | ROSI
KompasTV
Said Didu: Persepsi Publik Persaingan Dua Lembaga Penegak Hukum, Sangat Berbahaya | ROSI
KompasTV
Debat! Said Didu vs Ketua YLBHI soal Negara Sita Aset Tapi Belum Ada Tersangka | ROSI
KompasTV
Said Didu Dorong Tersangka Diumumkan Usai Penggeledahan oleh Polisi soal Dugaan Korupsi | ROSI
KompasTV
Related Videos
Berbahaya, Lokasi Bekas Semburan Lumpur dan Gas di Blora Malah Didatangi Banyak Warga
KompasTV
Drone Update Kondisi Semburan Gas dan Lumpur di Riau
KompasTV
Semburan Lumpur dan Air Panas di Mandailing Natal, Bupati: Tim ESDM Akan Meninjau Lokasi Semburan
KompasTV
Heboh! Semburan Air Bercampur Lumpur di Bekasi
KompasTV
Heboh Semburan Lumpur Campur Air di Bekasi Khawatirkan Warga
KompasTV
Semburan Gas dan Lumpur Akankah Jadi Seperti Lapindo?
KompasTV