Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Demokrasi Kebablasan?
Description
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut demokrasi di Indonesia sudah kebablasan, mengundang beragam pandangan. Ada yang nyinyir, tapi ada juga yang menilai ucapan Jokowi itu sebagai peringatan untuk memperbaiki kualitas demokrasi di Indonesia.
Demokrasi yang kebablasan itu, menurut Jokowi, kemudian membuka peluang artikulasi politik yang ekstrim seperti liberalisme, radikalisme, fundamentalisme, sekterianisme, terorisme, serta ajaran-ajaran yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.
Jokowi menyebut penyimpangan praktik itu mengambil bentuk nyata seperti politisasi SARA, , saling memaki dan menghujat yang bisa mengarah pada perpecahan bangsa. Untuk itu, menurut Jokowi kunci menghadapi demokrasi yang kebablasan ini adalah penegakan hukum. Ia meminta aparat hukum bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi.
Benarkah demokrasi kita sudah kebablasan? Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah demokrasi yang kebablasan?
More from User
Pakistan Umumkan AS-Iran Capai Kesepakatan Damai, Penandatanganan Dijadwalkan 19 Juni | BERUT
KompasTV
Penampakan Uang Rp1 T yang Diserahkan Kejagung ke Negara | KOMPAS MALAM
KompasTV
Respons Trump Soal Israel Serang Beirut: Seharusnya Tidak Terjadi| KOMPAS MALAM
KompasTV
Temui Wapres Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat 5 Hari untuk Perbaikan Ekonomi | BERUT
KompasTV
Pelaksana Tugas Sekretaris Wapres Sebut Gibran Tuntutan Mahasiswa Akan Ditindaklanjuti
KompasTV
Mahasiswa Sampaikan Tuntutan Nasional dalam Aksi di Makassar | BERITA UTAMA
KompasTV
Related Videos
Demokrasi Diretas? Tren Politik atau Residu Demokrasi ?- SATU MEJA THE FORUM (Bag 4)
KompasTV
Manuver Partai Politik Hadapi Demokrasi
KompasTV
Kemenangan kotak Kosong Musibah Demokrasi?
KompasTV
Dialog: Mengungkap Gugurnya Pahlawan Demokrasi [1]
KompasTV
Mahar Politik, Merusak Demokrasi (Bag 2)
KompasTV
Erick: Pertemuan Jokowi-Prabowo Wujud Demokrasi Dewasa
KompasTV