Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Colliers: Prospek Properti 2014 Menurun
Description
Prospek properti tahun 2014 menurut Colliers International Indonesia di prediksi akan mengalami penurunan, terbukti di beberapa sektor baik apartemen, retail dan residence mengalami penurunan permintaan. Namun demikian ada beberapa sektor yang secara mengejutkan tetap ada permintaan di awal 2014 ini yaitu sektor perkantoran. Colliers International Indonesia memperkirakan pasokan ruang kantor baru di CBD yang akan masuk selama periode 2014-2017 sebanyak 32 proyek. Seperti kita ketahui tahun 2013 kondisi sektor perkantoran mengalami pelemahan, tidak banyak terjadi transaksi karena banyak perusahaan menahan melakukan expansi.
Pada kenyataanya di awal tahun 2014 perusahaan-perusahaan yang menahan expansi sudah mulai bergerak untuk meng"execute" program-programnya. Sementara itu prediksi pelemahan terjadi pada Sektor Industri dan terjadi pelemahan paling rendah sejak tahun 2008.
Untuk sektor residensiil atau apartemen, khususnya High Risk Residence harganya terkoreksi secara terus-menerus. Koreksi ini terjadi karena adanya proyek-proyek baru bukan karena adanya proyek-proyek yang telah beroperasi.
Untuk sektor retail ada kondisi yang bertoloak belakang. Hal ini disebabkan karena kelangkaan supplay. Untuk tahun ini dan tahun yang akan datang diperkirakan tidak ada supplay yang significant. Namun demikian ada beberapa daerah yang persaingan retailnya cukup tinggi dimana terjadi peersaingan untuk mendapatkan tenant-tenant yang bagus. Karena daerahnya sudah kompetitif sehingga ada rencana untuk menyesuaikan harga tawar spcace rental mereka menjadi lebih rendah.
Bisnis TV Jakarta.
Pada kenyataanya di awal tahun 2014 perusahaan-perusahaan yang menahan expansi sudah mulai bergerak untuk meng"execute" program-programnya. Sementara itu prediksi pelemahan terjadi pada Sektor Industri dan terjadi pelemahan paling rendah sejak tahun 2008.
Untuk sektor residensiil atau apartemen, khususnya High Risk Residence harganya terkoreksi secara terus-menerus. Koreksi ini terjadi karena adanya proyek-proyek baru bukan karena adanya proyek-proyek yang telah beroperasi.
Untuk sektor retail ada kondisi yang bertoloak belakang. Hal ini disebabkan karena kelangkaan supplay. Untuk tahun ini dan tahun yang akan datang diperkirakan tidak ada supplay yang significant. Namun demikian ada beberapa daerah yang persaingan retailnya cukup tinggi dimana terjadi peersaingan untuk mendapatkan tenant-tenant yang bagus. Karena daerahnya sudah kompetitif sehingga ada rencana untuk menyesuaikan harga tawar spcace rental mereka menjadi lebih rendah.
Bisnis TV Jakarta.
More from User
00:00
Woman & A.I - Inclusive Technology To Bridge Gender Inequality
Bisniscom
05:30:03
Bisnis Indonesia Business Challenges 2023
Bisniscom
00:00
Festival Literasi Digital 2022
Bisniscom
00:00
Bisnis Indonesia Logistics Awards 2022
Bisniscom
00:00
MSMEs Digitalization Places Indonesian MSMEs In Global Supply Chains
Bisniscom
00:00
Bisnis Indonesia Goes to Campus - Universitas Indonesia
Bisniscom
Related Videos
01:47
Prospek Ekonomi Indonesia Diyakini Semakin Baik
Bisniscom
03:56
Begini Prospek Freeport Indonesia Setelah Diakuisisi Inalum
Bisniscom
02:58
Prospek Usaha nan Cuan di Tengah Pandemi
Bisniscom
00:00
MID YEAR ECONOMIC OUTLOOK 2021 : "Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Stimulus dan Vaksinasi"
Bisniscom
00:00
Bisnis Indonesia Banking Outlook 2022 - Prospek Perbankan Indonesia Pasca Pandemi Covid-19
Bisniscom
00:00
Prospek Cuan Saham Teknologi
Bisniscom