Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Cokelat Tempe dari Salatiga
Description
SALATIGA, KOMPAS.TV - Biasanya makanan berbahan baku tempe dimasak dengan cara digoreng atau dicampur dengan bahan lain, menjadi sayur atau lauk yang enak untuk disantap. Namun ditangan Umi Jamilah warga Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir Kota Salatiga, tempe bisa diolah menjadi makananan yang kekinian.
Cokelat yang biasanya dipadukan dengan kacang mete atau almond, oleh Umi Jamilah cokelat dipadukan dengan kedelai bahan baku tempe, hasilnya cokelat batangan rasa tempe. Ada beberapa varian rasa, yaitu cokelat tempe rasa original, cokelat tempe putih, cokelat tempe susu, dan cokelat tempe green tea. Proses pembuatan cokelat tempe tidaklah sulit. Tempe yang sudah digoreng kemudian dicampur dengan cairan cokelat dan dicetak dengan takaran berbentuk batangan cokelat.
Umi Jamilah mengaku, ide membuat cokelat tempe dan makanan lain berbahan baku tempe ini didasari karena kawasan tempat tinggalnya merupakan sentra produsen tempe. Sejak 2016, selain memproduksi cokelat tempe ia juga mencoba berinovasi membuat makanan dengan bahan baku tempe lain, seperti rolade, tempe bakso dan gembus bakso yang bentuknya frozen food serta bolen tempe.
"Karena tempe sendiri kebetulan merupakan produk dari desa kami. Di Salatiga sendiri belum ada produk seperti yang kami hasilkan, jadi kami punya nilai plus untuk menjual produk itu. Selain itu, juga untuk membantu desa wisata kami," ujar Umi Jamilah.
Berkat inovasi Umi Jamilah, Desa Tingkir Lor menjadi tujuan wisata. Umi tak pelit untuk berbagi ilmu, bahkan dengan siswa sekolah sekalipun. Beberapa sekolah secara berkala membawa siswanya untuk belajar membuat cokelat tempe, mulai dari proses pencairan, pencetakan, hingga pengemasan.
#cokelattempe #salatiga #inovasibaru
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/259099/cokelat-tempe-dari-salatiga
Cokelat yang biasanya dipadukan dengan kacang mete atau almond, oleh Umi Jamilah cokelat dipadukan dengan kedelai bahan baku tempe, hasilnya cokelat batangan rasa tempe. Ada beberapa varian rasa, yaitu cokelat tempe rasa original, cokelat tempe putih, cokelat tempe susu, dan cokelat tempe green tea. Proses pembuatan cokelat tempe tidaklah sulit. Tempe yang sudah digoreng kemudian dicampur dengan cairan cokelat dan dicetak dengan takaran berbentuk batangan cokelat.
Umi Jamilah mengaku, ide membuat cokelat tempe dan makanan lain berbahan baku tempe ini didasari karena kawasan tempat tinggalnya merupakan sentra produsen tempe. Sejak 2016, selain memproduksi cokelat tempe ia juga mencoba berinovasi membuat makanan dengan bahan baku tempe lain, seperti rolade, tempe bakso dan gembus bakso yang bentuknya frozen food serta bolen tempe.
"Karena tempe sendiri kebetulan merupakan produk dari desa kami. Di Salatiga sendiri belum ada produk seperti yang kami hasilkan, jadi kami punya nilai plus untuk menjual produk itu. Selain itu, juga untuk membantu desa wisata kami," ujar Umi Jamilah.
Berkat inovasi Umi Jamilah, Desa Tingkir Lor menjadi tujuan wisata. Umi tak pelit untuk berbagi ilmu, bahkan dengan siswa sekolah sekalipun. Beberapa sekolah secara berkala membawa siswanya untuk belajar membuat cokelat tempe, mulai dari proses pencairan, pencetakan, hingga pengemasan.
#cokelattempe #salatiga #inovasibaru
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/259099/cokelat-tempe-dari-salatiga
Keywords & Tags
More from User
01:10
Gerindra Bantah soal Adanya Permintaan Pergerakan Wapres Diawasi | KOMPAS PETANG
KompasTV
01:17
Mahfud MD Tanggapi Pernyataan Presiden soal Ada Pihak yang Mendanai Aksi Demo | KOMPAS PETANG
KompasTV
02:34
Kata Mantan Ketua BEM UGM Tiyo soal Mahasiswa Terima Bayaran saat Demo
KompasTV
02:13
Mahfud MD Buka Suara soal Demo Mahasiswa Tolak UU Polri: Mereka Berhak Nyatakan Itu
KompasTV
01:33
Luhut Kritik Perencanaan MBG, Prabowo Tegaskan Tak Ada yang Lebih Penting dari Perut Lapar
KompasTV
04:21
Hasto PDIP Tanggapi Mahasiswa UBK Terima Uang Usai Demo: Keberanian Mengaku, Harus Ditindaklanjuti
KompasTV
Related Videos
00:45
Inovasi Baru, Tumbuhkan Tanaman dari Batang Permen
KompasTV
02:33
Inovasi Baru, Mahasiswi Farmasi Kota Malang Berhasil Ciptakan Skincare dari Kulit Jeruk
KompasTV
11:23
Gokil! Ini Dia Inovasi Baru dari Gosok Keliling di Bekasi
KompasTV
11:18
Yuk, Kenali Program Studi Digital Learning dari UMN sebagai Inovasi Baru di Bidang Pendidikan
KompasTV
02:28
Inovasi Deodoran Alami dari Bahan Tawas Jadi Peluang Usaha Baru
KompasTV
02:52
Bisnis Inovasi Baru, dari Tren Tali Masker
KompasTV