Hosted by Dailymotion. For legal issues: Copyright Center · DMC · Instant Removal
Budidaya Leopard Gecko, Cuan Saat Pandemi
Description
PALEMBANG, KOMPAS.TV - Tokek Pakistan atau Leopard Gecko, menjadi salah satu hewan yang banyak diminati pecinta reptil di Palembang.
Saat masa pandemi covid-19, budidaya Tokek Pakistan menjadi hobi dan usaha menguntungkan.
Ini penampakan Tokek Pakistan atau Leopard Gecko, yang kini sedang digandrungi pecinta reptil di Kota Palembang.
Leopard Gecko berasal dari Pakistan, dan memiliki keunikan diantaranya warna kulit hitam, putih, orange kemerah merahan, hingga memiliki mata yang indah. Reptil ini memiliki nama latin Eublebpharis, dikenal jinak dan mudah untuk diajak bermain.
Saat pandemi covid-19, budidaya Leopard Gecko cukup menguntungkan. Seperti yang dilakukan Reza Syah Pahlevi, yang mampu meraup untung dari budidaya Leopard Gecko.
Satu ekornya dijual dengan harga mulai Rp 250 ribu, hingga Rp 15 juta rupiah tergantung jenisnya. Dalam satu bulan, Reza mampu menjual 7 ekor Leopard Gecko.
Untuk memperluas pasarnya, Reza memanfaatkan media sosial.
Saat masa pandemi covid-19, budidaya Tokek Pakistan menjadi hobi dan usaha menguntungkan.
Ini penampakan Tokek Pakistan atau Leopard Gecko, yang kini sedang digandrungi pecinta reptil di Kota Palembang.
Leopard Gecko berasal dari Pakistan, dan memiliki keunikan diantaranya warna kulit hitam, putih, orange kemerah merahan, hingga memiliki mata yang indah. Reptil ini memiliki nama latin Eublebpharis, dikenal jinak dan mudah untuk diajak bermain.
Saat pandemi covid-19, budidaya Leopard Gecko cukup menguntungkan. Seperti yang dilakukan Reza Syah Pahlevi, yang mampu meraup untung dari budidaya Leopard Gecko.
Satu ekornya dijual dengan harga mulai Rp 250 ribu, hingga Rp 15 juta rupiah tergantung jenisnya. Dalam satu bulan, Reza mampu menjual 7 ekor Leopard Gecko.
Untuk memperluas pasarnya, Reza memanfaatkan media sosial.
Keywords & Tags
More from User
45:12
[FULL] Amplop ke Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni: Suap atau Gratifikasi? | SATU MEJA THE FORUM
KompasTV
22:15
[FULL] Kebakaran TPA Berulang, Bukti Krisis Pengelolaan Sampah? Ini Kata Pengamat | SAPA PAGI
KompasTV
27:15
[FULL] Erling Haaland Vs Kylian Mbappe, Siapa Naik Harga Usai Pesta Bola 2026 di AS? | KOMPAS BISNIS
KompasTV
06:04
KPK Buka Peluang Panggil Menhut, Saor Siagian Usul Raja Juli Nonaktif Sementara | SATU MEJA
KompasTV
09:47
DPR Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi: Jangan Berhenti di Satu Kasus | SATU MEJA
KompasTV
13:28
KPK Telusuri Amplop Bupati Kuansing ke Menhut Raja Juli, Ini Kronologinya | SATU MEJA
KompasTV
Related Videos
01:12
Raup Cuan dengan Budidaya Leopard Gecko di Masa Pandemi Covid-19
KompasTV
02:02
Budidaya Leopard Gecko Saat Pandemi
KompasTV
00:59
Cuan dari Budidaya Cupang di Tengah Pandemi
KompasTV
01:41
Cuan, Budidaya Anggrek Di Tengah Pandemi Covid-19
KompasTV
03:24
Budidaya Ikan Koi Saat Pandemi Sangat Menguntungkan
KompasTV
01:06
Bisnis Budidaya Jamur Tiram Saat Pandemi Corona
KompasTV