Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Batik Ecoprint Ramah Lingkungan
Description
PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Siapa yang tak kenal dengan Karya Seni Batik Nusantara, mulai Batik Tulis, Cap hingga Printing semua ada di Indonesia. Di Kota Pekalongan para Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) gencar memproduksi batik ecoprint dan mengenalkan kepada masyarakat.
Batik ecoprint terbuat dari bahan alami, yakni daun dan bunga dari tumbuhan yang ada di sekitar yang di replika baik motif maupun warnanya. Berbeda dengan batik tulis dan cap yang menggunakan bahan kimia, batik ecoprint aman bagi alam dan ramah lingkungan karena tidak menimbulkan pencemaran.
Pembuatannya pun cukup mudah, yaitu dengan menempelkan daun atau bunga pada kain kemudian dipukul-pukul hingga tereplika dengan sempurna. Salah satu produsen batik ecoprint adalah SMK Syafi'i Akrom dan SMK Negeri 2 Kota Pekalongan yang berhasil menjual produknya hingga ke luar Jawa.
Batik ecoprint bisa dibuat berbagai produk siap pakai seperti tas, baju, dan asesoris rumah tangga lainnya. Namun para perajin mengaku butuh Perhatian Pemerintah dalam permodalan dan pemasaran agar UMKM Batik ecoprint kedepan makin maju dan berkembang.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/346569/batik-ecoprint-ramah-lingkungan
Batik ecoprint terbuat dari bahan alami, yakni daun dan bunga dari tumbuhan yang ada di sekitar yang di replika baik motif maupun warnanya. Berbeda dengan batik tulis dan cap yang menggunakan bahan kimia, batik ecoprint aman bagi alam dan ramah lingkungan karena tidak menimbulkan pencemaran.
Pembuatannya pun cukup mudah, yaitu dengan menempelkan daun atau bunga pada kain kemudian dipukul-pukul hingga tereplika dengan sempurna. Salah satu produsen batik ecoprint adalah SMK Syafi'i Akrom dan SMK Negeri 2 Kota Pekalongan yang berhasil menjual produknya hingga ke luar Jawa.
Batik ecoprint bisa dibuat berbagai produk siap pakai seperti tas, baju, dan asesoris rumah tangga lainnya. Namun para perajin mengaku butuh Perhatian Pemerintah dalam permodalan dan pemasaran agar UMKM Batik ecoprint kedepan makin maju dan berkembang.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/346569/batik-ecoprint-ramah-lingkungan
Keywords & Tags
More from User
01:45
Lebih dari 30 Balon Udara Warna-Warni Hiasi Langit di Kazakhstan | BERITA UTAMA
KompasTV
01:32
Aksi Buang Sampah Sembarangan di Bekasi Terekam CCTV, Warga Buat Sayembara Cari Pelaku
KompasTV
01:15
Pemilik Perusahaan Jadi Tersangka Usai Aniaya Karyawannya | BERITA UTAMA
KompasTV
01:09
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Jangankan Kamu, Saya Sering Diejek, Kita Balas Sopan Santun!
KompasTV
09:32
Analisis Pakar HI soal Makna Pernyataan Trump Konflik vs Iran Bukan Perang Besar, Cuma Latihan
KompasTV
02:11
Polisi Ungkap Pembunuhan Bidan di Situbondo, Suami Jadi Tersangka | BERITA UTAMA
KompasTV
Related Videos
03:21
Kreatif! Kreasi Inovasi Hijab Ramah Lingkungan dari Makassar | KOMPAS SIANG
KompasTV
02:26
Kolaborasi Kompas dan Kopi Nako, Hadirkan Kafe Ramah Lingkungan di Kota Malang
KompasTV
07:53
Stop Kekerasan Pada Pembela Lingkungan - Siapa Lindungi Pembela Lingkungan? BERKAS KOMPAS (2)
KompasTV
07:37
Kurangi Sampah Selamatkan Lingkungan - Siapa Lindungi Pembela Lingkungan? BERKAS KOMPAS (3)
KompasTV
04:45
Peringati Hari Batik Nasional, Warga Jakarta Kompak Kenakan Batik | KOMPAS SIANG
KompasTV
02:17
Bundaran HI Dipenuhi Instalasi Cahaya, Tampilkan Replika Stupa Borobudur | KOMPAS MALAM
KompasTV