Hosted by Dailymotion. For legal issues report at the Copyright Center, report us on DMC, or use the Instant Removal tool.
Apa Electoral College?
Description
AMERIKA SERIKAT, KOMPAS.TV Kandidat presiden yang memiliki suara terbanyak belum tentu memenangkan Pemilu Presiden Amerika Serikat 2020.
Jika melihat pada pemilu Amerika tahun 2016, Calon Presiden Hillary Clinton unggul di atas Donald Trump dengan lebih dari tiga juta suara.
Meski demikian, harapannya untuk jadi orang nomor wahid Amerika Serikat, kandas lantaran dirinya kalah dalam electoral college.
Electoral college adalah pemilihan presiden secara langsung yang dipilih oleh lembaga, yang bernama electoral college.
Anggota electoral college inilah yang bertugas untuk memilih Presiden dalam pemilu.
Para anggota electoral college dipilih oleh warga ketika pemilu.
Mereka merupakan perwakilan dari partai politik di masing-masing negara bagian, atau orang yang berafiliasi dengan kandidat capres tertentu.
Oleh karena itu, saat pemilu berlangsung, warga tak hanya memberikan suara untuk calon presiden, melainkan juga untuk anggota electoral college.
Baca Juga: Begini Situasi Pemilu Amerika di Tengah Pandemi Covid-19
Secara keseluruhan, Amerika memiliki 538 perwakilan electoral college yang tersebar di 52 negara.
Masing-masing negara bagian memiliki jumlah perwakilan electoral college yang berbeda-beda, tergantung dari jumlah penduduknya.
Semakin banyak penduduk, jumlah electoral college juga akan semakin banyak.
Setiap negara bagian setidaknya memiliki minimal tiga electoral college.
Saat ini, negara bagian yang memiliki suara electoral college terbesar saat ini adalah California, dengan jumlah suara 55 kandidat.
Dilansir dari BBC Indonesia (4/11), biasanya, anggota electoral college akan memilih calon presiden yang mendapatkan suara terbanyak dalam pemilu di negara bagian tersebut.
Sebagai contoh, jika seorang kandidat dari partai Demokrat memenangkan suara 50,1% di negara bagian Minnesota, maka ia akan mendapat seluruh suara dari anggota electoral college dari negara bagian tersebut.
Meski demikian, ada juga beberapa negara bagian yang membagi electoral college berdasarkan proporsi suara yang diterima masing-masing calon presiden.
Negara bagian tersebut dinamakan dengan swing state. Inilah alasan kenapa kandidat presiden lebih fokus untuk menangkan suara di swing state tersebut.
Kandidat yang mendapatkan suara 270 electoral college, dinyatakan sebagai pemenang pemilu Amerika Serikat.
Jika melihat pada pemilu Amerika tahun 2016, Calon Presiden Hillary Clinton unggul di atas Donald Trump dengan lebih dari tiga juta suara.
Meski demikian, harapannya untuk jadi orang nomor wahid Amerika Serikat, kandas lantaran dirinya kalah dalam electoral college.
Electoral college adalah pemilihan presiden secara langsung yang dipilih oleh lembaga, yang bernama electoral college.
Anggota electoral college inilah yang bertugas untuk memilih Presiden dalam pemilu.
Para anggota electoral college dipilih oleh warga ketika pemilu.
Mereka merupakan perwakilan dari partai politik di masing-masing negara bagian, atau orang yang berafiliasi dengan kandidat capres tertentu.
Oleh karena itu, saat pemilu berlangsung, warga tak hanya memberikan suara untuk calon presiden, melainkan juga untuk anggota electoral college.
Baca Juga: Begini Situasi Pemilu Amerika di Tengah Pandemi Covid-19
Secara keseluruhan, Amerika memiliki 538 perwakilan electoral college yang tersebar di 52 negara.
Masing-masing negara bagian memiliki jumlah perwakilan electoral college yang berbeda-beda, tergantung dari jumlah penduduknya.
Semakin banyak penduduk, jumlah electoral college juga akan semakin banyak.
Setiap negara bagian setidaknya memiliki minimal tiga electoral college.
Saat ini, negara bagian yang memiliki suara electoral college terbesar saat ini adalah California, dengan jumlah suara 55 kandidat.
Dilansir dari BBC Indonesia (4/11), biasanya, anggota electoral college akan memilih calon presiden yang mendapatkan suara terbanyak dalam pemilu di negara bagian tersebut.
Sebagai contoh, jika seorang kandidat dari partai Demokrat memenangkan suara 50,1% di negara bagian Minnesota, maka ia akan mendapat seluruh suara dari anggota electoral college dari negara bagian tersebut.
Meski demikian, ada juga beberapa negara bagian yang membagi electoral college berdasarkan proporsi suara yang diterima masing-masing calon presiden.
Negara bagian tersebut dinamakan dengan swing state. Inilah alasan kenapa kandidat presiden lebih fokus untuk menangkan suara di swing state tersebut.
Kandidat yang mendapatkan suara 270 electoral college, dinyatakan sebagai pemenang pemilu Amerika Serikat.
Keywords & Tags
More from User
06:40
Demo Mahasiswa hingga Reformasi Jilid 2 Akan Terus Berlanjut? Ini Prediksi Ade Armando | ROSI
KompasTV
12:50
Polemik Pernyataan BEM Bersatu, Ade Armando dan Mahasiswa UGM Beda Pendapat | ROSI
KompasTV
13:32
Debat Ade Armando dan Mahasiswa UGM soal MBG, BBM, hingga Anggaran Negara: Jangan Dangkal! | ROSI
KompasTV
15:46
Mahasiswa UGM Bongkar Alasan Bubarkan Diskusi: Bukan Dialog, tapi Monolog | ROSI
KompasTV
49:05
[FULL] Mahasiswa UGM Ungkap Kronologi Pembubaran Diskusi, Ini Respons Ade Armando | ROSI
KompasTV
01:21
Davina Karamoy Kembalikan Rp20 Juta saat Diperiksa dalam Kasus Umrah Hanania | KOMPAS MALAM
KompasTV
Related Videos
00:59
Joe Biden Resmi Menangi Electoral College di Pilpres AS
KompasTV
06:57
Joe Biden Mundur, Kamala Harris Maju Lawan Donald Trump di Pilpres Amerika Serikat?
KompasTV
00:59
Joe Biden Menang Pilpres Amerika 2020 Kalahkan Donald Trump
KompasTV
08:14
Trump dan Biden Aktif Kampanye Jelang Pilpres Amerika Serikat
KompasTV
14:41
Pilpres Amerika Serikat 2020, Pengamat: Banyak Pemilih Republik Bergeser ke Biden
KompasTV
13:17
Menanti Hasil Pilpres AS: Joe Biden atau Donald Trump?
KompasTV